Test Buta Warna Online

Diposting oleh Blog Anak Muda on Sabtu, 31 Oktober 2009

Baru nih, kumpulan tes buta warna (colorblind test) yang bisa dilakukan secara online di Internet. Berbagai macam test buta warna online bisa dicek langsung disini, seperti metode kartu Ishihara yaitu dengan menebak angka di kartu ataupun menebak gambar yang tersimpan.



Mengenal buta warna, apa itu buta warna? Semacam Penyakit?



Silakan ikuti tes berikut ini dengan menjawab soal-soal test buta warna yang diberikan.

Soal 1
Carilah sebuah kotak, lingkaran dan bintang pada kartu dibawah ini..

Test Buta Warna

Soal 2
Dalam tiga detik, temukan sebuah lingkaran, persegi atau sebuah bintang dari gambar dibawah ini.

Colorblind Card

Soal 3
Lagi. Dalam tiga detik, temukan sebuah lingkaran, persegi atau sebuah bintang dari gambar berikut.

Colorblind Testing


Soal 4
Dibawah ini perhatikan gambar di atas. Lalu coba cari gambar salah satu benda yang ada di gambar atas pada gambar yang ada dibawahnya.







Nah berikut ini jawaban dari soal-soal yang ada diatas..

Jawaban 1 : Semua orang dapat melihat gambar persegi, bintang dan lingkaran.
Jawaban 2 : Orang dengan buta warna hanya dapat melihat gambar lingkaran.
Jawaban 3 : Orang dengan buta warna hanya bisa melihat gambar persegi.
Jawaban 4 : Orang dengan buta warna tidak akan melihat gambar apa-apa.
More aboutTest Buta Warna Online

Kerinci Jambi

Diposting oleh Blog Anak Muda on Senin, 19 Oktober 2009

SEKILAS TENTANG KERINCI


Pariwisata Kerinci






Wisata Alam terdiri dari



Quote:



1. Gunung Kerinci : memiliki ketinggian 3805 m berjarak 49 Km dari Sungai Penuh.
2. Danau Gunung Tujuh : merupakan salah satu objek wisata alam yang mempunyai keindahan tersendiri berada pada ketinggian 1.996 mDpl adalah Danau tertinggi di Asia Tenggara.
3. Perkebunan Teh Kayu Aro dengan luas 3050 Ha Berada ketinggian lebih dari 1500 mDpl dan merupakan Perkebunan Teh dengan hamparan terluas di dunia yang di kelola oleh PT. Perkebunan Nusantara VI. Dimana khusus untuk grade 1 s/d 10 merupakan kualitas expor.
4. Air Terjun Telun Berasap : Air terjun ini menyuguhkan keindahan aliran air melewati tebing terjal (+50 m) dan hempasan curahan air pada bebatuan yang mengeluarkan bunyi gemuruh dan butiran air seperti asap sehingga menimbulkan warna-warna pelangi.
5. Sumber Air Panas Semurup : terletak 9 Km dari ibukota Kabupaten Sungai Penuh tempat ini dapat dijadikan tempat pemandian air panas alami.
6. Panorama Bukit Kayangan : dari bukit ini kita dapat melihat keindahan kota Sungai Penuh.
7. Danau Kerinci : memiliki luas 4000 Ha terletak pada ketinggian 783 mDpl Danau ini terletak 16 Km dari ibukota Kabupaten Sungai Penuh.


Objek Wisata Alam Flora dan Fauna
Taman Nasional Kerinci Seblat, yang terdiri dari flora dan fauna yang indah dan menarik






Objek Wisata Alam lainnya

1. Danau Belibis


2. Rawa Ladeh Panjang


3. Danau Gunung Tujuh


4. Sumber Air Panas Sungai Medang


5. Air Terjun Pancuran Tujuh


6. Hutan Adat Tamadak


7. Tanjung Pelita


sumber : http://www.kerincikab.go.id/info/Pariwisata





More aboutKerinci Jambi

Taman Nasional Kerinci Seblat

Diposting oleh Blog Anak Muda

Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Merupakan bagian rangkaian pegunungan Bukit Barisan yang ditetapkan sebagai kawasan konservasi alam sejak tanggal 14 Oktober 1982 dengan luas areal kurang lebih 1.484.660 hektar. Secara geografis taman nasional ini merupakan bagian dari 4 propinsi yaitu Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan dan Bengkulu. Fauna yang tercatat terdiri dari 37 jenis mamalia, 139 jenis unggas, 10 jenis reptil, 6 jenis amphibi, 6 jenis primata, Badak Sumatera, Gajah, Tapir, Harimau Sumatera, Siamang, Ungko, Simpaei, Wau wau dan lain-lain.

Disamping itu juga terdapat hewan aneh yang disebut oleh penduduk setempat sebagai “Orang Pendek” dengan ciri-ciri pemalu, berjalan tegak, tidak berekor, kekar dan penuh dengan misteri.
More aboutTaman Nasional Kerinci Seblat

Iron Maiden

Diposting oleh Blog Anak Muda on Sabtu, 10 Oktober 2009

Iron Maiden: The Final Frontier
More aboutIron Maiden

Info penting Kabupaten Kerinci

Diposting oleh Blog Anak Muda on Minggu, 04 Oktober 2009

PhotobucketUntuk mencapai Kabupaten Kerinci dapat dengan melalui beberapa jalur utama yaitu :

1. Padang - Muara Labuh - Sungai Penuh (249 Km)
2. Padang - Painan – Tapan – Sungai Panuh (277 Km)
3. Bukut Tinggi – Solok – Muaro Labuh – Sungai Penuh ( Km)
4. Jambi – bangko – Sungai Penuh (465 Km)
5. Kuala Tungkal – Jambi – Bangko – Sungai Penuh (726 Km)
6. Palembang – Jambi – Bangko – Sungai Penuh (726 Km)
7. Bengkulu – Tapan – Sungai Penuh (879 Km)

HOTEL DAN RESTORAN

Hotel

1. Hotel Busana, Jl. RE.Martadinata Telp. (0748) 21122 Sungai Penuh
2. Hotel Yani, Jl. Muradi No.1 Telp. (0748) 21409 Sungai Penuh
3. Hotel Matehari, Jl. Basuki Rahmat Telp. (0748) 21061 Sungai Penuh
4. Hotel Aroma, Jl. R.A. Kartini No.2 Telp. (0748) 21142 Sungai Penuh
5. Hotel Masgo Kencana, Jl. Yos Sudarso No.21 Telp (0748) 22690 Sungai Penuh
6. Hotel Kayu Manis, Jl. RE. Martadinata Telp. (0748) 21226 Sungai Penuh
7. Hotel Anak Gunung, Jl. H. Agua Salim Telp. (0748) 21269 Sungai Penuh
8. Hotel Jaya, Jl. RE. Martadinata Telp. (0748) 21221 Sungai Penuh

Restoran

1. RM. Minang Soto, Jl. Muradi No.3 Telp. (0748) 21442 Sungai Penuh
2. RM. Takana Juo, Jl. Diponegoro Telp. (0748) 23141 Sungai Penuh
3. RM. Marantama, Jl. RE. Martadinata Sungai Penuh
4. RM. Ikan Semah, Jl. RE. Martadinata Sungai Penuh
5. RM. Sari Manggis, Jl. RE. Martadinata Sungai Penuh
6. RM. Simpang Lima, Jl. Pemuda Sungai Penuh
7. RM. Pelayang Raya, Jl. Prof. Dr. Sri Sudewi Sungai Penuh
8. RM. Dendeng Batakok, Jl. Soekarno Hatta Sungai Penuh
9. RM. Simpang Raya, Jl. Kom, L. Yos Sudarso Sungai Penuh
10. RM. Konco Lama Sungai Penuh
11. RM. Simpang Tiga, Jl. Agus SAlim Telp.(0748) 21537 Sungai Penuh
12. Kafe Minang Soto, Jl. Muradi Sungai Penuh

BANK

1. Bank Pembangunan Daerah (BPD), Jl. RA. Kartini Telp. (0748) 21716 Sungai Penuh
2. Bank Negara Indonesia 1946 (BNI '46), Jl. Basuki Rahmat Telp. (0748) 21180 – 21233 Sungai Penuh
3. Bank Rakyat Indonesia (BRI), Jl. Jend. Sudirman No.3 Telp. (0748) 21312 – 21320 Sungai Penuh

Alamat Penting

1. Pusat Informasi Wisata
2. Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci, Jl. Doponegoro No.01 Telp. (0748) 324070 Sungai Penuh
3. Ktr. Taman Nasional Kerinci seblat, Jl. Arga Selebar Daun No.11 Telp. (0748) 22250 Sungai Penuh
4. Ktr. Pemerintahan Daerah Kerinci, Jl. Jend. Basuki Rahman No.01 Telp. (0748) 21095 Sungai Penuh
5. Lembaga Kebudayaan dan Pariwisata Kerinci (LKPK) Kantor Tim Penggerak PKK Kabupaten Kerinci Jl. Jend. Sudirman Telp. (0748) 21249 Sungai Penuh
6. Eco Cultura Development Travel Co. Operative, Desa Kersik Tuo Rt. V Dusun III No.19 Kecamatan Kayu Aro 37163, Kerinci
7. Gayatry Tourism Guidance Information, Jl. K. H. Wahid Hasyim No.5 Sungai Penuh, Telp. (0748) 21146

1. Kantor Pos, Jl. Jend. Sudirman Telp. (0748) 21108 Sungai Penuh
2. PT. Telkom, Jl. Imam Bonjol Telp. (0748) 21108 Sungai Penuh
3. Rumah Sakit Umum Daerah RSUD), Jl. Arga Selebar Daun Telp. (0748) 21018 Sungai Penuh
More aboutInfo penting Kabupaten Kerinci

SEJARAH BERDIRINYA PROVINSI JAMBI

Diposting oleh Blog Anak Muda on Rabu, 09 September 2009

Dengan berakhirnya masa kesultanan Jambi menyusul gugurnya Sulthan Thaha Saifuddin tanggal 27 April 1904 dan berhasilnya Belanda menguasai wilayah-wilayah Kesultanan Jambi, maka Jambi ditetapkan sebagai Keresidenan dan masuk ke dalam wilayah Nederlandsch Indie. Residen Jambi yang pertama O.L Helfrich yang diangkat berdasarkan Keputusan Gubernur Jenderal Belanda No. 20 tanggal 4 Mei 1906 dan pelantikannya dilaksanakan tanggal 2 Juli 1906.
Kekuasan Belanda atas Jambi berlangsung ± 36 tahun karena pada tanggal 9 Maret 1942 terjadi peralihan kekuasaan kepada Pemerintahan Jepang. Dan pada 14 Agustus 1945 Jepang menyerah pada sekutu. Tanggal 17 Agustus 1945 diproklamirkanlah Negara Republik Indonesia. Sumatera disaat Proklamasi tersebut menjadi satu Provinsi yaitu Provinsi Sumatera dan Medan sebagai ibukotanya dan MR. Teuku Muhammad Hasan ditunjuk memegangkan jabatan Gubernurnya.
Pada tanggal 18 April 1946 Komite Nasional Indonesia Sumatera bersidang di Bukittinggi memutuskan Provinsi Sumatera terdiri dari tiga Sub Provinsi yaitu Sub Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Tengah dan Sumatera Selatan.
Sub Provinsi Sumatera Tengah mencakup keresidenan Sumatra Barat, Riau dan Jambi. Tarik menarik Keresidenan Jambi untuk masuk ke Sumatera Selatan atau Sumatera Tengah ternyata cukup alot dan akhirnya ditetapkan dengan pemungutan suara pada Sidang KNI Sumatera tersebut dan Keresidenan Jambi masuk ke Sumatera Tengah. Sub-sub Provinsi dari Provinsi Sumatera ini kemudian dengan undang-undang nomor 10 tahun 1948 ditetapkan sebagai Provinsi.
Dengan UU.No. 22 tahun 1948 tentang Pokok-pokok Pemerintahan Daerah keresidenan Jambi saat itu terdiri dari 2 Kabupaten dan 1 Kota Praja Jambi. Kabupaten-kabupaten tersebut adalah Kabupaten Merangin yang mencakup Kewedanaan Muara Tebo, Muaro Bungo, Bangko dan Batanghari terdiri dari kewedanaan Muara Tembesi, Jambi Luar Kota, dan Kuala Tungkal. Masa terus berjalan, banyak pemuka masyarakat yang ingin keresidenan Jambi untuk menjadi bagian Sumatera Selatan dan dibagian lain ingin tetap bahkan ada yang ingin berdiri sendiri. Terlebih dari itu, Kerinci kembali dikehendaki masuk Keresidenan Jambi, karena sejak tanggal 1 Juni 1922 Kerinci yang tadinya bagian dari Kesultanan Jambi dimasukkan ke keresidenan Sumatera Barat tepatnya jadi bagian dari Kabupaten Pesisir Selatan dan Kerinci (PSK)
Tuntutan keresidenan Jambi menjadi daerah Tingkat I Provinsi diangkat dalam Pernyataan Bersama antara Himpunan Pemuda Merangin Batanghari (HP.MERBAHARI) dengan Front Pemuda Jambi (FROPEJA) Tanggal 10 April 1954 yang diserahkan langsung Kepada Bung Hatta Wakil Presiden di Bangko, yang ketika itu berkunjung kesana. Penduduk Jambi saat itu tercatat kurang lebih 500.000 jiwa (tidak termasuk Kerinci)
Keinginan tersebut diwujudkan kembali dalam Kongres Pemuda se-Daerah Jambi 30 April – 3 Mei 1954 dengan mengutus tiga orang delegasi yaitu Rd. Abdullah, AT Hanafiah dan H. Said serta seorang penasehat delegasi yaitu Bapak Syamsu Bahrun menghadap Mendagri Prof. DR.MR Hazairin.
Berbagai kebulatan tekad setelah itu bermunculan baik oleh gabungan parpol, Dewan Pemerintahan Marga, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Merangin, Batanghari. Puncaknya pada kongres rakyat Jambi 14-18 Juni 1955 di gedung bioskop Murni terbentuklah wadah perjuangan Rakyat Jambi bernama Badan Kongres Rakyat Djambi (BKRD) untuk mengupayakan dan memperjuangkan Jambi menjadi Daerah Otonomi Tingkat I Provinsi Jambi.
Pada Kongres Pemuda se-daerah Jambi tanggal 2-5 Januari 1957 mendesak BKRD menyatakan Keresidenan Jambi secara de facto menjadi Provinsi selambat-lambatnya tanggal 9 Januari 1957 .
Sidang Pleno BKRD tanggal 6 Januari 1957 pukul 02.00 dengan resmi menetapkan keresidenan Jambi menjadi Daerah Otonomi Tingkat I Provinsi yang berhubungan langsung dengan pemerintah pusat dan keluar dari Provinsi Sumatera Tengah. Dewan Banteng selaku penguasa pemerintah Provinsi Sumatera Tengah yang telah mengambil alih pemerintahan Provinsi Sumatera Tengah dari Gubernur Ruslan Mulyohardjo pada tanggal 9 Januari 1957 menyetujui keputusan BKRD.
Pada tanggal 8 Februari 1957 Ketua Dewan Banteng Letkol Ahmad Husein melantik Residen Djamin gr. Datuk Bagindo sebagai acting Gubernur dan H. Hanafi sebagai wakil Acting Gubernur Provinsi Djambi, dengan staff 11 orang yaitu Nuhan, Rd. Hasan Amin, M. Adnan Kasim, H.A. Manap, Salim, Syamsu Bahrun, Kms. H.A.Somad. Rd. Suhur, Manan, Imron Nungcik dan Abd Umar yang dikukuhkan dengan SK No. 009/KD/U/L KPTS. tertanggal 8 Februari 1957 dan sekaligus meresmikan berdirinya Provinsi Jambi di halaman rumah Residen Jambi (kini Gubernuran Jambi).
Pada tanggal 9 Agustus 1957 Presiden RI Ir. Soekarno akhirnya menandatangani di Denpasar Bali. UU Darurat No. 19 tahun 1957 tentang Pembentukan Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Jambi. Dengan UU No. 61 tahun 1958 tanggal 25 Juli 1958 UU Darurat No. 19 Tahun 1957 Tentang Pembentukan Daerah Sumatera Tingkat I Sumatera Barat, Djambi dan Riau. (UU tahun 1957 No. 75) sebagai Undang-undang.
Dalam UU No. 61 tahun 1958 disebutkan pada pasal 1 hurup b, bahwa daerah Swatantra Tingkat I Jambi wilayahnya mencakup wilayah daerah Swatantra Tingkat II Batanghari, Merangin, dan Kota Praja Jambi serta Kecamatan-Kecamatan Kerinci Hulu, Tengah dan Hilir.
Kelanjutan UU No. 61 tahun 1958 tersebut pada tanggal 19 Desember 1958 Mendagri Sanoesi Hardjadinata mengangkat dan menetapkan Djamin gr. Datuk Bagindo Residen Jambi sebagai Dienst Doend DD Gubernur (residen yang ditugaskan sebagai Gubernur Provinsi Jambi dengan SK Nomor UP/5/8/4). Pejabat Gubernur pada tanggal 30 Desember 1958 meresmikan berdirinya Provinsi Jambi atas nama Mendagri di Gedung Nasional Jambi (sekarang gedung BKOW). Kendati dejure Provinsi Jambi di tetapkan dengan UU Darurat 1957 dan kemudian UU No. 61 tahun 1958 tetapi dengan pertimbangan sejarah asal-usul pembentukannya oleh masyarakat Jambi melalui BKRD maka tanggal Keputusan BKRD 6 Januari 1957 ditetapkan sebagai hari jadi Provinsi Jambi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi Djambi Nomor. 1 Tahun 1970 tanggal 7 Juni 1970 tentang Hari Lahir Provinsi Djambi.
Adapun nama Residen dan Gubernur Jambi mulai dari masa kolonial sampai dengan sekarang adalah sebagai berikut :
Masa Kolonial, Residen Belanda di Jambi adalah :
1. O.L. Helfrich (1906-1908)
2. A.J.N Engelemberg (1908-1910)
3. Th. A.L. Heyting (1910-1913)
4. AL. Kamerling (1913-1915)
5. H.E.C. Quast (1915 – 1918)
6. H.L.C Petri (1918-1923)
7. C. Poortman (1923-1925)
8. G.J. Van Dongen (1925-1927)
9. H.E.K Ezerman (1927-1928)
10. J.R.F Verschoor Van Niesse (1928-1931)
11. W.S. Teinbuch (1931-1933)
12. Ph. J. Van der Meulen (1933-1936)
13. M.J. Ruyschaver (1936-1940)
14. Reuvers (1940-1942)
Tahun 1942 – 1945 Jepang masuk ke Indonesia termasuk Jambi

MASA KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Residen Jambi:
1. Dr. Segaf Yahya (1945)
2. R. Inu Kertapati (1945-1950)
3. Bachsan (1950-1953)
4. Hoesin Puang Limbaro (1953-1954)
5. R. Sudono (1954-1955)
6. Djamin Datuk Bagindo (1954-1957) - Acting Gubernur
 6 Januari 1957 BKRD menyatakan Keresidenan Jambi menjadi Propinsi
 8 Februari 1957 peresmian propinsi dan kantor gubernur di kediaman Residen oleh Ketua Dewan Banteng. Pembentukan propinsi diperkuat oleh Keputusan Dewan Menteri tanggal 1 Juli 1957, Undang-Undang Nomor 1 /1957 dan Undang-Undang Darurat Nomor 19/1957 dan mengganti Undang-Undang tersebut dengan Undang-Undang Nomor 61/1958.




MASA PROVINSI JAMBI

Gubernur Jambi:
1. M. Joesoef Singedekane (1957-1967)
2. H. Abdul Manap (Pejabat Gubernur 1967-1968)
3. R.M. Noer Atmadibrata (1968-1974)
4. Djamaluddin Tambunan, SH (1974-1979)
5. Edy Sabara (Pejabat Gubernur 1979)
6. Masjchun Sofwan, SH (1979-1989)
Drs. H. Abdurrahman Sayoeti (Wakil Gubernur)
7. Drs. H. Abdurrahman Sayoeti (1989-1999)
Musa (Wakil Gubernur)
Drs. Hasip Kalimudin Syam (Wakil Gubernur)
8. DRS. H. Zulkifli Nurdin, MBA (1999-2005)
Uteng Suryadiatna (Wakil Gubernur)
Drs. Hasip Kalimudin Syam (Wakil Gubernur)
9. DR.Ir. H. Sudarsono H, SH, MA (Pejabat Gubernur 2005)
10.Drs. H. Zulkifli Nurdin, MBA (2005-2009)
Drs. H. Antony Zeidra Abidin (Wakil Gubernur 2005-2009)
More aboutSEJARAH BERDIRINYA PROVINSI JAMBI