Tampilkan postingan dengan label CARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CARA. Tampilkan semua postingan

Cara mengolah singkong menjadi etanol/Pengganti bensin

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 15 Oktober 2010

Singkong diolah menjadi bioetanol, pengganti premium. Menurut Dr Ir Tatang H Soerawidjaja, dari Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB), singkong salah satu sumber pati. Pati senyawa karbohidrat kompleks. Sebelum difermentasi, pati diubah menjadi glukosa, karbohidrat yang lebih sederhana. Untuk mengurai pati, perlu bantuan cendawan Aspergillus sp. Cendawan itu menghasilkan enzim alfamilase dan glukoamilase yang berperan mengurai pati menjadi glukosa alias gula sederhana. Setelah menjadi gula, baru difermentasi menjadi etanol.

Lalu, bagaimana cara mengolah singkong menjadi etanol? Berikut langkah-langkah pembuatan bioetanol berbahan singkong yang diterapkan Tatang H Soerawidjaja. Pengolahan berikut ini berkapasitas 10 liter per hari.

Cara Tatang Membuat Bensin
  1. Kupas 125 kg singkong segar, semua jenis dapat dimanfaatkan. Bersihkan dan cacah berukuran kecil-kecil.
  2. Keringkan singkong yang telah dicacah hingga kadar air maksimal 16%. Persis singkong yang dikeringkan menjadi gaplek. Tujuannya agar lebih awet sehingga produsen dapat menyimpan sebagai cadangan bahan baku.
  3. Masukkan 25 kg gaplek ke dalam tangki stainless steel berkapasitas 120 liter, lalu tambahkan air hingga mencapai volume 100 liter. Panaskan gaplek hingga 100oC selama 0,5 jam. Aduk rebusan gaplek sampai menjadi bubur dan mengental.
  4. Dinginkan bubur gaplek, lalu masukkan ke dalam tangki sakarifi kasi. Sakarifikasi adalah proses penguraian pati menjadi glukosa. Setelah dingin, masukkan cendawan Aspergillus yang akan memecah pati menjadi glukosa. Untuk menguraikan 100 liter bubur pati singkong, perlu 10 liter larutan cendawan Aspergillus atau 10% dari total bubur. Konsentrasi cendawan mencapai 100-juta sel/ml. Sebelum digunakan, Aspergillus dikulturkan pada bubur gaplek yang telah dimasak tadi agar adaptif dengan sifat kimia bubur gaplek. Cendawan berkembang biak dan bekerja mengurai pati.
  5. Dua jam kemudian, bubur gaplek berubah menjadi 2 lapisan: air dan endapan gula. Aduk kembali pati yang sudah menjadi gula itu, lalu masukkan ke dalam tangki fermentasi. Namun, sebelum difermentasi pastikan kadar gula larutan pati maksimal 17-18%. Itu adalah kadar gula maksimum yang disukai bakteri Saccharomyces untuk hidup dan bekerja mengurai gula menjadi alkohol. Jika kadar gula lebih tinggi, tambahkan air hingga mencapai kadar yang diinginkan. Bila sebaliknya, tambahkan larutan gula pasir agar mencapai kadar gula maksimum.
  6. Tutup rapat tangki fermentasi untuk mencegah kontaminasi dan Saccharomyces bekerja mengurai glukosa lebih optimal. Fermentasi berlangsung anaerob alias tidak membutuhkan oksigen. Agar fermentasi optimal, jaga suhu pada 28-32oC dan pH 4,5-5,5.
  7. Setelah 2-3 hari, larutan pati berubah menjadi 3 lapisan. Lapisan terbawah berupa endapan protein. Di atasnya air, dan etanol. Hasil fermentasi itu disebut bir yang mengandung 6-12% etanol.
  8. Sedot larutan etanol dengan selang plastik melalui kertas saring berukuran 1 mikron untuk menyaring endapan protein.
  9. Meski telah disaring, etanol masih bercampur air. Untuk memisahkannya, lakukan destilasi atau penyulingan. Panaskan campuran air dan etanol pada suhu 78oC atau setara titik didih etanol. Pada suhu itu etanol lebih dulu menguap ketimbang air yang bertitik didih 100oC. Uap etanol dialirkan melalui pipa yang terendam air sehingga terkondensasi dan kembali menjadi etanol cair.
  10. Hasil penyulingan berupa 95% etanol dan tidak dapat larut dalam bensin. Agar larut, diperlukan etanol berkadar 99% atau disebut etanol kering. Oleh sebab itu, perlu destilasi absorbent. Etanol 95% itu dipanaskan 100oC. Pada suhu itu, etanol dan air menguap. Uap keduanya kemudian dilewatkan ke dalam pipa yang dindingnya berlapis zeolit atau pati. Zeolit akan menyerap kadar air tersisa hingga diperoleh etanol 99% yang siap dicampur dengan bensin. Sepuluh liter etanol 99%, membutuhkan 120-130 liter bir yang dihasilkan dari 25 kg gaplek. (Imam Wiguna) (sumber: trubus)
More aboutCara mengolah singkong menjadi etanol/Pengganti bensin

Cara Mudah Membuat Digester Biogas

Diposting oleh Blog Anak Muda on Kamis, 14 Oktober 2010

Oleh : KAMASE CARE

PENDAHULUAN

Sebagian besar penduduk Indonesia masih mengandalkan pada sektor pertanian dan peternakan untuk menggerakkan roda perekonomian. Tanpa disadari, produk-produk pertanian dan peternakan tersebut menghasilkan hasil sampingan yang belum banyak mendapatkan perhatian, bahkan dianggap sebagai sampah yang tidak dimanfaatkan. Pada umumnya, limbah tersebut dimanfaatkan sebagai pupuk kandang. Padahal, dari limbah pertanian dan peternakan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif, yaitu dari biomassa. Sumber-sumber energi biomassa berasal dari bahan organik. Apabila biomassa tersebut dimanfaatkan untuk menghasilkan energi, maka energi tersebut disebut dengan bioenergi. Salah satu bentuk bioenergi adalah biogas.

Salah satu upaya pemanfaatan limbah peternakan adalah dengan memanfaatkannya untuk menghasilkan bahan bakar dengan menggunakan teknologi biogas. Teknologi biogas memberikan peluang bagi masyarakat pedesaan yang memiliki usaha peternakan, baik individual maupun kelompok, untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari secara mandiri.

Teknologi biogas bukanlah teknologi baru. Teknologi ini telah banyak dimanfaatkan oleh petani peternak di berbagai negara, diantaranya India, Cina, bahkan Denmark. Teknologi biogas sederhana yang dikembangkan di Indonesia berfokus pada aplikasi skala kecil/menengah yang dapat dimanfaatkan masyarakat pertanian yang memiliki ternak sapi 2 – 20 ekor.

Penerapan teknologi biogas pada daerah yang memiliki peternakan dapat memberikan keuntungan ekonomis apabila dilakukan perancangan yang tepat dari segi teknis dan operasionalnya. Perancangan teknis meliputi: desain biodigester, desain penyaluran gas dan desain tangki penampung.

Perancangan operasional meliputi kemampuan operator untuk memastikan perawatan fasilitas biogas berjalan rutin dan terpenuhinya suplai bahan baku biogas setiap harinya.

Potensi biogas di Indonesia cukup melimpah, mengingat peternakan merupakan salah satu kegiatan ekonomi dalam kehidupan masyarakat pertanian. Hampir semua petani memiliki ternak antara lain sapi, kambing, dan ayam. Bahkan ada yang secara khusus mengembangkan sektor peternakan. Di antara jenis ternak tersebut, sapi merupakan penghasil kotoran yang paling besar.

Dalam rangka menjawab tuntutan tersebut, maka kami mencoba untuk menyusun tulisan sederhana ini. Tulisan ini merupakan buku sederhana yang semoga dapat menjadi pedoman dan petunjuk dalam merancang dan membangun biodigester, terutama untuk skala rumah tangga dan komunitas (peternak dan petani serta masyarakat). Semoga tulisan kecil yang kami ketengahkan ke hadapan anda semua dapat bermanfaat dalam pemanfaatan sumber energi terbarukan untuk kemandirian energi.

TENTANG BIOGAS DAN BIODIGESTER

Apakah biogas itu? Biogas merupakan gas campuran metana (CH4), karbondioksida (CO2) dan gas lainnya yang didapat dari hasil penguraian material organik seperti kotoran hewan, kotoran manusia, tumbuhan oleh bakteri pengurai metanogen pada sebuah biodigester. Jadi, Untuk menghasilkan biogas, dibutuhkan pembangkit biogas yang disebut biodigester. Proses penguraian material organik terjadi secara anaerob (tanpa oksigen). Biogas terbentuk pada hari ke 4 – 5 sesudah biodigester terisi penuh, dan mencapai puncak pada hari ke 20 – 25. Biogas yang dihasilkan oleh biodigester sebagian besar terdiri dari 50 – 70% metana (CH4), 30 – 40% karbondioksida (CO2), dan gas lainnya dalam jumlah kecil.

Ada tiga kelompok bakteri yang berperan dalam proses pembentukan biogas, yaitu:

  1. Kelompok bakteri fermentatif: Steptococci, Bacteriodes, dan beberapa jenis Enterobactericeae
  2. Kelompok bakteri asetogenik: Desulfovibrio
  3. Kelompok bakteri metana: Mathanobacterium, Mathanobacillus, Methanosacaria, dan Methanococcus

Bakteri methanogen secara alami dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti: air bersih, endapan air laut, sapi, kambing, lumpur (sludge) kotoran anaerob ataupun TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

Selama beberapa tahun, masyarakat pedesaan di seluruh dunia telah menggunakan biodigester untuk mengubah limbah pertanian dan peternakan yang mereka miliki menjadi bahan bakar gas. Pada umumnya, biodigester dimanfaatkan pada skala rumah tangga. Namun tidak menutup kemungkinan untuk dimanfaatkan pada skala yang lebih besar (komunitas). Biodigester mudah untuk dibuat dan diperasikan. Beberapa keuntungan yang dimiliki oleh biodigester bagi rumah tangga dan komunitas antara lain:

  • Mengurangi penggunaan bahan bakar lain (minyak tanah, kayu, dsb) oleh rumah tangga atau komunitas
  • Menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi sebagai hasil sampingan
  • Menjadi metode pengolahan sampah (raw waste) yang baik dan mengurangi pembuangan sampah ke lingkungan (aliran air/sungai)
  • Meningkatkan kualitas udara karena mengurangi asap dan jumlah karbodioksida akibat pembakaran bahan bakar minyak/kayu bakar
  • Secara ekonomi, murah dalam instalasi serta menjadi investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang

BAGAIMANA MEMBUAT BIODIGESTER YANG OPTIMAL

Membuat biodigester gampang-gampang susah. Gampang, karena konstruksi biodigester yang sangat sederhana. Susah, karena tidak semua konstruksi biodigester menghasilkan biogas yang diinginkan. Kunci dalam pembuatan biodigester adalah pada perencanaan yang matang.

Dalam pembangunan biodigester, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan, yaitu:

Lingkungan abiotis – Biodigester harus tetap dijaga dalam keadaan abiotis (tanpa kontak langsung dengan Oksigen (O2). Udara (O2) yang memasuki biodigester menyebabkan penurunan produksi metana, karena bakteri berkembang pada kondisi yang tidak sepenuhnya anaerob.

Temperatur - Secara umum, ada 3 rentang temperatur yang disenangi oleh bakteri, yaitu:

  1. Psicrophilic (suhu 4 – 20 C) -biasanya untuk negara-negara subtropics atau beriklim dingin
  2. Mesophilic (suhu 20 – 40 C)
  3. Thermophilic (suhu 40 – 60 C) – hanya untuk men-digesti material, bukan untuk menghasilkan biogas

Untuk negara tropis seperti Indonesia, digunakan unheated digester (digester tanpa pemanasan) untuk kondisi temperatur tanah 20 – 30 C.

Derajat keasaman (pH) – Bakteri berkembang dengan baik pada keadaan yang agak asam (pH antara 6,6 – 7,0) dan pH tidak boleh di bawah 6,2. Karena itu, kunci utama dalam kesuksesan operasional biodigester adalah dengan menjaga agar temperatur konstan (tetap) dan input material sesuai.

Rasio C/N bahan isian – Syarat ideal untuk proses digesti adalah C/N = 25 – 30. Karena itu, untuk mendapatkan produksi biogas yang tinggi, maka penambangan bahan yang mengandung karbon (C) seperti jerami, atau N (misalnya: urea) perlu dilakukan untuk mencapai rasio C/N = 25 – 30. Berikut tabel yang menunjukkan kadar N dan rasio C/N dari beberapa jenis bahan organik.

Kebutuhan Nutrisi - Bakteri fermentasi membutuhkan beberapa bahan gizi tertentu dan sedikit logam. Kekurangan salah satu nutrisi atau bahan logam yang dibutuhkan dapat memperkecil proses produksi metana. Nutrisi yang diperlukan antara lain ammonia (NH3) sebagai sumber Nitrogen, nikel (Ni), tembaga (Cu), dan besi (Fe) dalam jumlah yang sedikit. Selain itu, fosfor dalam bentuk fosfat (PO4), magnesium (Mg) dan seng (Zn) dalam jumlah yang sedikit juga diperlukan. Tabel berikut adalah kebutuhan nutrisi bakteri fermentasi.

Kadar Bahan Kering – Tiap jenis bakteri memiliki nilai “kapasitas kebutuhan air” tersendiri. Bila kapasitasnya tepat, maka aktifitas bakteri juga akan optimal. Proses pembentukan biogas mencapai titik optimum apabila konsentrasi bahan kering terhadap air adalah 0,26 kg/L.

Pengadukan – Pengadukan dilakukan untuk mendapatkan campuran substrat yang homogen dengan ukuran partikel yang kecil. Pengadukan selama proses dekomposisi untuk mencegah terjadinya benda-benda mengapung pada permukaan cairan dan berfungsi mencampur methanogen dengan substrat. Pengadukan juga memberikan kondisi temperatur yang seragam dalam biodigester.

Zat Racun (Toxic) – Beberapa zat racun yang dapat mengganggu kinerja biodigester antara lain air sabun, detergen, creolin. Barikut adalah tabel beberapa zat beracun yang mampu diterima oleh bakteri dalam biodigester (Sddimension FAO dalam Ginting, 2006)

Pengaruh starter – Starter yang mengandung bakteri metana diperlukan untuk mempercepat proses fermentasi anaerob. Beberapa jenis starter antara lain:

  1. Starter alami, yaitu lumpur aktif seperti lumpur kolam ikan, air comberan atau cairan septic tank, sludge, timbunan kotoran, dan timbunan sampah organik
  2. Starter semi buatan, yaitu dari fasilitas biodigester dalam stadium aktif
  3. Starter buatan, yaitu bakteri yang dibiakkan secara laboratorium dengan media buatan

JENIS BIODIGESTER

Pemilihan jenis biodigester disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pembiayaan/ finansial. Dari segi konstruksi, biodigester dibedakan menjadi:

Fixed dome – Biodigester ini memiliki volume tetap sehingga produksi gas akan meningkatkan tekanan dalam reactor (biodigester). Karena itu, dalam konstruksi ini gas yang terbentuk akan segera dialirkan ke pengumpul gas di luar reaktor.

Floating dome – Pada tipe ini terdapat bagian pada konstruksi reaktor yang bisa bergerak untuk menyesuaikan dengan kenaikan tekanan reaktor. Pergerakan bagian reaktor ini juga menjadi tanda telah dimulainya produksi gas dalam reaktor biogas. Pada reaktor jenis ini, pengumpul gas berada dalam satu kesatuan dengan reaktor tersebut.

Dari segi aliran bahan baku reaktor biogas, biodigester dibedakan menjadi:

Bak (batch) – Pada tipe ini, bahan baku reaktor ditempatkan di dalam wadah (ruang tertentu) dari awal hingga selesainya proses digesti. Umumnya digunakan pada tahap eksperimen untuk mengetahui potensi gas dari limbah organik.

Mengalir (continuous) – Untuk tipe ini, aliran bahan baku masuk dan residu keluar pada selang waktu tertentu. Lama bahan baku selama dalam reaktor disebut waktu retensi hidrolik (hydraulic retention time/HRT).

Sementara dari segi tata letak penempatan biodigester, dibedakan menjadi:

Seluruh biodigester di permukaan tanah – Biasanya berasal dari tong-tong bekas minyak tanah atau aspal. Kelemahan tipe ini adalah volume yang kecil, sehingga tidak mencukupi untuk kebutuhan sebuah rumah tangga (keluarga). Kelemahan lain adalah kemampuan material yang rendah untuk menahan korosi dari biogas yang dihasilkan.

Sebagian tangki biodigester di bawah permukaan tanah – Biasanya biodigester ini terbuat dari campuran semen, pasir, kerikil, dan kapur yang dibentuk seperti sumuran dan ditutup dari plat baja. Volume tangki dapat diperbesar atau diperkecil sesuai dengan kebutuhan. Kelemahan pada sistem ini adalah jika ditempatkan pada daerah yang memiliki suhu rendah (dingin), dingin yang diterima oleh plat baja merambat ke dalam bahan isian, sehingga menghambat proses produksi.

Seluruh tangki biodigester di bawah permukaan tanah – Model ini merupakan model yang paling popular di Indonesia, dimana seluruh instalasi biodigester ditanam di dalam tanah dengan konstruksi yang permanen, yang membuat suhu biodigester stabil dan mendukung perkembangan bakteri methanogen.

KOMPONEN BIODIGESTER


Komponen pada biodigester sangat bervariasi, tergantung pada jenis biodigester yang digunakan. Tetapi, secara umum biodigester terdiri dari komponen-komponen utama sebagai berikut:

  1. Saluran masuk Slurry (kotoran segar) - Saluran ini digunakan untuk memasukkan slurry (campuran kotoran ternak dan air) ke dalam reaktor utama. Pencampuran ini berfungsi untuk memaksimalkan potensi biogas, memudahkan pengaliran, serta menghindari terbentuknya endapan pada saluran masuk.
  2. Saluran keluar residu – Saluran ini digunakan untuk mengeluarkan kotoran yang telah difermentasi oleh bakteri. Saluran ini bekerja berdasarkan prinsip kesetimbangan tekanan hidrostatik. Residu yang keluar pertama kali merupakan slurry masukan yang pertama setelah waktu retensi. Slurry yang keluar sangat baik untuk pupuk karena mengandung kadar nutrisi yang tinggi.
  3. Katup pengaman tekanan (control valve) – Katup pengaman ini digunakan sebagai pengatur tekanan gas dalam biodigester. Katup pengaman ini menggunakan prinsip pipa T. Bila tekanan gas dalam saluran gas lebih tinggi dari kolom air, maka gas akan keluar melalui pipa T, sehingga tekanan dalam biodigester akan turun.
  4. Sistem pengaduk – Pengadukan dilakukan dengan berbagai cara, yaitu pengadukan mekanis, sirkulasi substrat biodigester, atau sirkulasi ulang produksi biogas ke atas biodigester menggunakan pompa. Pengadukan ini bertujuan untuk mengurangi pengendapan dan meningkatkan produktifitas biodigester karena kondisi substrat yang seragam.
  5. Saluran gas – Saluran gas ini disarankan terbuat dari bahan polimer untuk menghindari korosi. Untuk pembakaran gas pada tungku, pada ujung saluran pipa bisa disambung dengan pipa baja antikarat.
  6. Tangki penyimpan gas – Terdapat dua jenis tangki penyimpan gas, yaitu tangki bersatu dengan unit reaktor (floating dome) dan terpisah dengan reaktor (fixed dome). Untuk tangki terpisah, konstruksi dibuat khusus sehingga tidak bocor dan tekanan yang terdapat dalam tangki seragam, serta dilengkapi H2S Removal untuk mencegah korosi.

PROSEDUR PERANCANGAN BIODIGESTER


Urutan perancangan fasilitas biodigester dimulai dengan perhitungan volume biodigester, penentuan model biodigester, perancangan tangki penyimpan dan diakhiri dengan penentuan lokasi.

A. Perhitungan volume biodigester

Perhitungan ini menggunakan data-data:

- Jumlah kotoran sapi per hari yang tersedia. Untuk mendapatkan jumlah kotoran sapi perhari, digunakan persamaan:

dimana n adalah jumlah sapi (ekor), 28 kg/hari adalah jumlah kotoran yang dihasilkan oleh 1 (satu) ekor sapi dalam sehari.

- Komposisi kotoran padat dari kotoran sapi. Komposisi kotoran sapi terdiri dari 80% kandungan cair dan 20% kandungan padat. Dengan demikian, untuk menentukan berat kering kotoran sapi adalah:

- Perbandingan komposisi kotoran padat dan air. Bahan kering yang telah diperoleh tadi harus ditambahkan air sebelum masuk biodigester agar bakteri dapat tumbuh dan berkembang dengan optimum. Perbandingan komposisi antara bahan kering dengan air adalah 1:4. Dengan demikian, jumlah air yang ditambahkan adalah:

Hasil perhitungan di atas menunjukkan massa total larutan kotoran padat (mt)

- Waktu penyimpanan (HRT) kotoran sapi dalam biodigester. Waktu penyimpanan tergantung pada temperatur lingkungan dan temperatur biodigester. Dengan kondisi tropis seperti Indonesia, asumsi waktu penyimpanan adalah 30 hari

Dari data-data perhitungan di atas, maka diperoleh volume larutan kotoran yang dihasilkan adalah sebesar:

dengan ρt = massa jenis air (1000 kg/m3).

Setelah volume larutan kotoran diketahui, maka volume biodigester dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan:

dengan tr = waktu penyimpanan (30 hari).

B. Penentuan Model Biodigester

Penentuan model biodigester didasari oleh beberapa pertimbangan, yaitu:

  1. Jenis tanah yang akan dipakai
  2. Kebutuhan
  3. Biaya

C. Perancangan fasilitas biodigester

D. Penentuan lokasi fasilitas biodigester

CONTOH RENCANA ANGGARAN BIAYA BIODIGESTER

CONTOH MANAJEMEN OPERASIONAL BIODIGESTER

Analisis Energi

Volume digester yang akan dibangun adalah 2 m3, sehingga volume biogas yang dihasilkan per harinya adalah 7,92 m3 (Note – ganti nilainya sesuai keadaan di lapangan. Nilai ini untuk menghitung minyak tanah yang tergantikan (dalam liter)). Dari jumlah biogas yang dihasilkan dapat diketahui jumlah minyak tanah yang dapat terganti oleh biogas setiap harinya berdasarkan pada kesetaraan nilai kalori biogas dengan minyak tanah. Tabel diatas adalah tabel Nilai Kalori Beberapa Bahan Bakar (Suyati, 2006)

Dari tabel tersebut maka jumlah minyak tanah yang terganti tiap hari adalah sebagai berikut :

Analisis Ekonomi

Analisis ekonomi dilakukan untuk mengetahui break event point atau lama waktu pengembalian biaya investasi awal yang telah dikeluarkan untuk membangun instalasi biogas.

- Pemasukan per tahun

Total produksi biogas per tahun = 365 hari x 4,3 liter x 70%

= 1.098,65 liter minyak tanah

Diasumsikan harga biogas sama dengan harga minyak tanah per liternya yaitu Rp 2.500. Total pemasukan per tahun = 1.098,65 liter x Rp 2.500/liter = Rp 2.746.625

- Pengeluaran per tahun

Tabel diatas adalah pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan untuk pengoperasian satu unit biogas per tahun.

- Waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan investasi awal

Investasi awal = Rp 4.569.000

Keuntungan per tahun = Rp 2.746.625 – Rp 1.656.900 = Rp 1.089.725

Maka waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan biaya investasi awal adalah = Rp 5.894.000 / Rp 1.089.725 = 5,4 tahun

PENUTUP

Ditengah semakin melangitnya harga minyak mentah serta bahan bakar minyak, biogas dapat menjadi alternatif pengganti bahan bakar minyak untuk keperluan sehari-hari. Biogas merupakan salah satu energi yang dapat diperbaharui (renewable energy), dengan ketersediaan yang melimpah dan sangat dekat dengan manusia serta mudah pemanfaatannya. Semoga, tulisan singkat ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam rangka kemandirian energi rakyat serta menjamin ketersediaan energi dengan murah.

Tulisan singkat ini tidak lepas dari segala macam keterbatasan dan kekurangan. Karena itu, kami mohon kritik, saran, dan masukan kepada kami agar buku ini lebih sempurna dan bermanfaat. Kritik, saran, maupun masukan dapat dialamatkan kepada kami melalui email: kamase.care[AT]gmail.com

REFERENSI :

  • Junus, M., 1987, Teknik Membuat dan Memanfaatkan Unit Gas Bio, Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  • Ludwig Sasse-Borda, 1988, Biogas Plant Manual Book, A Publication of the Deutsches Zentrum ” Entwicklungstechnologien – GATE in: Deutsche Gesellschaft ” Technische Zusammenarbeit (GTZ)
  • Suriawiria, U., 2005, Menuai Biogas dari Limbah
  • Suyati, F., 2006, Perancangan Awal Instalasi Biogas Pada Kandang Terpencar Kelompok Ternak Tani Mukti Andhini Dukuh Butuh Prambanan Untuk Skala Rumah Tangga, Skripsi, Jurusan Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

http://www.kamase.org/
More aboutCara Mudah Membuat Digester Biogas

Inilah Cara Terhebat Mempercepat koneksi Dial-Up

Diposting oleh Blog Anak Muda on Minggu, 18 Juli 2010

Salah satu jenis koneksi Internet yang saat ini paling populer digunakan warga Indonesia adalah koneksi internet dial-up. Meskipun jenis koneksi ini tidak secepat beragam koneksi canggih lain, Anda masih dapat memaksimalkan koneksinya biar lebih tokcer.

Pada Windows 95, nilai standar MTU yang diberikan adalah 1500, yang berarti paket-paket yang bernilai 1500 bytes akan dikirim setiap waktu transfer. Nilai 1500 ini sebenarnya cocok untuk ethernet network (LAN) atau ISDN, tetapi tidak untuk Internet, khususnya dial-up. Banyak router yang digunakan oleh ISP menggunakan nilai 576. Bila ISP yang Anda gunakan menggunakan 576 berarti paket 1500 bytes tersebut akan difragmentasi menjadi 3 paket.

Dengan fragmentasi ini, kecepatan transfer secara keseluruhan akan menurun karena fragmentasi ini akan membuat banyak ruang yang tidak berguna (di paket ketiga). Bila koneksi Anda di bawah 128kbps, disarankan menggunakan nilai 576 ini. Bila koneksi Anda di atas 128kbps maka sebaiknya Anda menggunakan nilai 1500 tersebut.
Cara yang paling baik menentukan apakah nilai yang kita masukkan nantinya sudah benar adalah dengan mencobanya satu per satu dan rasakan peningkatan yang terjadi. Berikut cara mengganti nilai tersebut.
1. Jalankan Registry Editor melalui menu [Start] > [Run] lalu ketikkan regedit.
2. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-Class-NetTrans.
3. Klik [Edit] > [New] > [String Value] untuk membuat data string dengan nama MaxMTU.
4. Klik ganda data tersebut dan isikan nilainya dengan nilai yang Anda yakini tadi, yaitu 576 atau 1500.

Sebenarnya nilai yang dapat digunakan tidak hanya kedua itu, tetapi masih ada lagi, di antaranya 552 (nilai minimum), 1002 (terminal server), dan 2000 (nilai maksimum). Jadi cara terbaik adalah mencobanya.

Komponen lainnya yang dapat Anda optimasi:
1. NDI Cache

Optimasi bisa dilakukan dengan menambah NDI cache dari 16 ke nilai optimalnya yaitu 64, berarti Anda telah mengoptimalkan koneksi Anda. Caranya begini.
Jalankan Registry Editor dan masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-NWLink-Ndi-params-cachesize.
Klik ganda data string bernama (default) dan isikan nilainya dengan 64.

2. Nilai Receive Window
RWIN menentukan jumlah data yang akan disiapkan oleh komputer untuk menerima data. Jika nilainya terlalu tinggi, kemungkinan hilangnya data lebih besar bila paket yang dikirim hilang atau rusak ketika ditransfer. Bila nilainya terlalu rendah, akan menghasilkan kualitas transfer (kecepatan) yang buruk.

Secara standar, nilai RWIN ini sebesar 4 kali dari nilai Maximum Segement Size (MSS). Anda dapat mencoba nilai lain, misalnya 6x atau 8x untuk menemukan nilai RWIN terbaik. Lihat proses unduh yang Anda lakukan, apakah lebih baik, sama saja atau lebih buruk.

Nilai RWIN yang lebih besar ini sebaiknya ditujukan untuk mengunduh file yang besar atau mengakses situs web bergrafik banyak. Berikut caranya.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
2. Klik ganda data string bernama [DefaultRcvWindow] dan isikan nilainya dengan 6435.
Anda dapat mencoba nilai lain seperti 2144, 3216, 3752, 8192 (default), atau 14472. Sekali lagi mencoba merupakan cara terbaik.

3. Nilai TTL
TTL merupakan kependekan dari Time To Live yang menyatakan durasi paket dapat bertahan “hidup” sebelum akhirnya situs web yang dituju dianggap tidak ada. Nilai default pada Windows 9x/Me adalah 32, sedangkan Windows NT/2000 adalah 128. Semakin besar nilainya, tentunya akan semakin baik. Nilai yang disarankan untuk digunakan adalah 64. Untuk mengeditnya:
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP
Buat atau editlah data string yang bernama DefaultTTL dan isikan nilainya dengan 64.

4. Nilai Max Socket dan Max Connect
Dengan meningkatkan nilainya, Anda dapat meningkatkan performa koneksi Internet Anda. Berikut caranya.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-NWLink-Ndi-params.
2. Untuk mengganti nilai maxsocket, buatlah key baru melalui menu [Edit] > [New] > [Key] dan beri nama maxsockets.
3. Buat data string bernama min dan isikan nilainya dengan 32.
4. Buat data string bernama max dan isikan nilainya dengan 1020.
5. Untuk mengganti nilai maxconnect, masuklah ke sub key ..-params-maxconnect.
6. Buat data string bernama min dan isikan nilainya dengan 2.
7. Buat data string bernama max dan isikan nilainya dengan 128.

5. Seting Auto Discovery
AutoDiscovery merupakan pengaturan yang menyebabkan TCP (Transmission Control Protocol) menemukan MTU terbesar sepanjang jalur ke situs tujuan. Dengan penentuan dan pembatasan ukuran paket, TCP dapat mengurangi pemecahan (fragmentasi) di router sepanjang jalur yang berbeda MTUnya.

Cara terbaik untuk menentukan aktif atau tidaknya AutoDiscovery ini adalah dengan eksperimen. Secara default, Autodiscovery ini diaktifkan. Berikut cara menonaktifkannya.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
2. Buatlah data string bernama PMTUDiscovery dan isikan nilainya dengan 0.
Untuk mengaktifkannya kembali, Anda cukup menggantikan nilainya dengan 1 atau menghapus data tersebut.

6. Deteksi Black Hole
Pengaturan ini akan mengaktifkan TCP untuk mendeteksi router BlackHole ketika melakukan MTU AutoDiscovery seperti yang baru saja dijelaskan pada trik sebelumnya. Anda dapat mencoba mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini untuk melihat hasil terbaiknya. Secara default fungsi deteksi ini dinonaktifkan. Berikut cara mengaktifkannya.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
2. Buatlah data string bernama PMTUBlackHoleDetect dan isikan nilainya dengan 1.
Untuk menonaktifkannya kembali, Anda cukup mengganti nilainya menjadi 0 atau menghapusnya.

7. Parameter SlowNet
Dampak yang akan Anda rasakan jika mematikan parameter slownet pada koneksi dial-up adalah mengurangi waktu time out. Berikut cara menonaktifkannya.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-Class-Net.
2. Buatlah data binary dengan nama slownet dan isikan nilainya dengan 00.
Untuk mengaktifkannya kembali, ganti nilainya dengan 01.

8. Session Keep Alive
Session Keep Alive menentukan seberapa sering pengiriman paket session keep-alive pada sesi aktifnya, yang menandai bahwa koneksi yang sedang berlangsung masih aktif. Nilai minimumnya adalah 1 menit, sementara nilai default pada Windows Me/9x adalah 1 jam dan 2 jam pada Windows 2000. Nilai yang disarankan adalah 10 menit. Sesi ini berguna ketika ISP yang Anda gunakan sering memutuskan koneksi ketika tidak ada aktivitas dalam jangka waktu yang singkat.
Cara mengaturnya seperti ini.
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
2. Buat atau editlah data string bernama SessionKeepAlive dan isikan nilainya dengan 600 atau sama dengan 10 menit.

9. Hang Up Timer
Pengaturan ini mengontrol berapa lama ICS (Internet Connection Sharing) Windows 98/Me harus menunggu setelah permintaan terakhir dari klien sebelum menmutuskan koneksi (hang up) modem.

Trik ini berguna jika komputer Anda memiliki koneksi Internet yang dipakai bersama dengan komputer lain, misalnya di kampus, warnet, kantor, dan sebagainya. Nilai default-nya adalah 300 detik. Anda dapat memasukkan nilai lainnya dan pilih nilai terbaik.

Cara melakukan pengeditan seting ini:
1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-ICSharing-Settings-General.
Buatlah data string bernama hanguptimer dan isikan nilainya dengan seberapa lama yang Anda inginkan, misalnya 300.
More aboutInilah Cara Terhebat Mempercepat koneksi Dial-Up

Cara setting otomatis gprs,mms pada ponsel

Diposting oleh Blog Anak Muda on Kamis, 17 Juni 2010

Cara setting otomatis gprs,mms wap pada ponsel adalah sebagai berikut:
ketik pesan sms :S spasi merk spasi tipe hp
contoh    : S spasi nokia spasi 3230
kirim ke : 5432
Selanjutnya kita akan menerima konfigurasi setting yang berupa password yang akan dikirimkan ke hp kita.setelah ada balasan dari 5432 masukkan password yang telah dikirimkan tadi.Kelemahan dari cara otomatis ini adalah kadangkala tipe hp kita belum terdaftar di 5432.Karena itu akan terjadi kegagalan.
Semoga bermanfaat buat saya dan orang lain.Terima kasih.
More aboutCara setting otomatis gprs,mms pada ponsel

Cara Reset Sony PS 3 – How to Reset and Fix the PS3

Diposting oleh Blog Anak Muda on Sabtu, 29 Mei 2010

Semoga video mengenai How to Reset and Fix the PS3 ini dapat sedikit membantu anda yang sedang mencari-cari informasi mengenai How to Reset and Fix the PS3.

More aboutCara Reset Sony PS 3 – How to Reset and Fix the PS3

Cara Membuat Anti Virus Sendiri

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 28 Mei 2010

Notes :
- Penulis TIDAK bertanggung jawab atas penggunaan maupun penyalahgunaan dari artikel ini.
- Tujuan dibuat artikel HANYA untuk BAHAN PEMBELAJARAN saja.
- Penggunaan nama, merek, atau logo hanya sebagai CONTOH dan REFERENSI saja, TIDAK ada maksud mempromosikan pihak tertentu.
- Penulis mohon maaf apabila seluruh/sebagian dari isi artikel ini sudah tersirat dalam artikel sejenis lainnya.

Main#
Sekarang kehadiran para virus maker (–selanjutnya disingkat jadi VM saja) lokal telah membuat gerah para user komputer tanah air. Bisa dibayangkan bila dari sekian banyak virus lokal tidak satu-dua yang menghancurkan data (terutama bagi file office; word, excel, dll…). Bagi para vendor Anti Virus (–selanjutnya disingkat menjadi AV saja) fenomena ini adalah lahan bisnis untuk produk mereka. Sebut saja NORMAN, yang kini men-support perusahaan konsultan virus lokal (–VAKSIN.COM) , Symantec, McAffe, NOD32, dan sebagainya. Dengan menawarkan update definisi software AV tercepat, engine scanner paling sensitif, dan lain-lain merupakan kiat untuk memancing para korban virus membeli dan menggunakan software AV mereka. Bagi penulis sendiri hal ini memang agak memberatkan mengingat update file definisi atau engine AV tsb haruslah melalui koneksi internet. Lalu bagaimana yang tidak mempunyai akses sama sekali? Konsekuensinya iyalah tertinggal dalam hal pengenalan varian virus baru yang pada ujung-ujungnya membuat AV yang sudah terinstall bagai ‘Macan Ompong’. Kalau kita membuat AV sendiri bagaimana? dengan database definisi yang bisa diupdate oleh kita bahkan dapat saling tukar dengan teman? Bisa saja, dengan syarat mau mempelajari sedikit teknik pemograman.Pertama kita harus mengerti bagaimana cara kerja sebuah AV sederhana, pada dasarnya sebuah software AV mempunyai komponen-komponen :

1. Engine scanner, ini merupakan komponen utama AV dalam mengenali sebuah pattern virus. Engine ini dapat dikelompokkan menjadi statis dan dinamis. Statis dalam hal ini dapat disebut menjadi spesifik terhadap pattern tertentu dari sebuah file virus. Checksum merupakan salah satu contoh dari engine statis ini. Dinamis dalam artian dia mengenali perilaku ‘umum’ sebuah virus. Heuristic menjadi salah satu contohnya.
2. Database definition, menjadi sebuah referensi dari sebuah pattern file virus. Engine statis sangat bergantung kepada komponen ini.
3. Decompress atau unpacking engine, khusus untuk pengecekan file-file yang terkompresi (*.rar, *.zip, dll) atau kompresi atau packing untuk file PE seperti UPX, MeW , dll.

Tidak jarang hasil dari pengecekan terhadap file suspect virus menghasilkan false-positive bahkan false-negative (– false-positive berarti file yang bersih dianggap thread oleh AV, dan false-negative berarti file yang 100% thread akan dianggap bersih). Semua itu dapat diakibatkan oleh ketidak-sempurnaan dari engine scanner itu sendiri. Misal
pada contoh kasus Engine String scanner (–Engine scanner yang menyeleksi string-string dari file text-based), bila diterapkan rule 3 out of 5 (– bila AV menemukan 3 dari daftar 5 string kategori malicious) maka AV akan memberikan bahwa file terindikasi sebuah thread yang positif. Padahal file tsb nyatanya tidak menimbulkan efek berbahaya bila dijalankan atau dieksekusi. Kesalahan scanning macam ini lazim ditemukan untuk file-file *.VBS, *.HTML, dll. Untuk penggunaan engine checksum sangat banyak ditemui di beberapa software AV lokal. Checksum yang lazim digunakan diantaranya CRC16, CRC32, MD5, dll. Dikarenakan mudah untuk diimplementasikan. Engine ini sendiri bukannya tanpa cacat, Checksum bekerja dengan memproses byte demi byte dari sebuah file dengan sebuah algoritma tertenu (– tergantung dari jenis checksum yang digunakan) sehingga menghasilkan sebuah format tertentu dari file tsb. Contoh checksum menggunakan CRC32 dan MD5 :

* calCrc = CRC32(file_name_and_path)
* calMD5 = MD5(file_name_and_path)

Maka isi dari string calCrc adalah 7AF9E376, sedangkan untuk MD5nya adalah 529CA8050A00180790CF88B63468826A. Perlu diketahui bila virus menerapkan rutin yang mengubah byte tertentu dari badan virus tsb setiap kali maka penggunaan engine checksum ini akan kurang optimal karena bila 1 byte berubah dari file maka checksum juga akan berubah.

Mari kita belajar membuat sebuah AV sederhana, yang diperlukan :

1. Software Visual Basic 6.0
2. Sedikit pemahaman akan pemograman Visual Basic 6.0
3. Sampel file bersih atau virus (– opsional)

First#
Sekarang kita akan belajar membuat sebuah rutin sederhana untuk :
- Memilih file yang akan dicek
- Membuka file tersebut dalam mode binary
- Memproses byte demi byte untuk menghasilkan Checksum

Buka MS-Visual Basic 6.0 anda, lalu buatlah sebuah class module dan Form dengan menambahkan sebuah objek Textbox, CommonDialog dan Command Button. (Objek CommonDialog dapat ditambahkan dengan memilih Project -> COmponent atau Ctrl-T dan memilih Microsoft Common Dialog Control 6.0) Ketikkan kode berikut pada class module (kita beri nama class module tsb clsCrc) :

================= START HERE ====================

Private crcTable(0 To 255) As Long ‘crc32

Public Function CRC32(ByRef bArrayIn() As Byte, ByVal lLen As Long, Optional ByVal lcrc As Long = 0) As Long

‘bArrayIn adalah array byte dari file yang dibaca, lLen adalah ukuran atau size file

Dim lCurPos As Long ‘Current position untuk iterasi proses array bArrayIn
Dim lTemp As Long ‘variabel temp hasil perhitungan

If lLen = 0 Then Exit Function ‘keluar fungsi apabila ukuran file = 0
lTemp = lcrc Xor &HFFFFFFFF

For lCurPos = 0 To lLen
lTemp = (((lTemp And &HFFFFFF00) &H100) And &HFFFFFF) Xor (crcTable((lTemp And 255) Xor bArrayIn(lCurPos)))
Next lCurPos

CRC32 = lTemp Xor &HFFFFFFFF

End Function

Private Function BuildTable() As Boolean
Dim i As Long, x As Long, crc As Long
Const Limit = &HEDB88320

For i = 0 To 255
crc = i
For x = 0 To 7
If crc And 1 Then
crc = (((crc And &HFFFFFFFE) 2) And &H7FFFFFFF) Xor Limit
Else
crc = ((crc And &HFFFFFFFE) 2) And &H7FFFFFFF
End If
Next x
crcTable(i) = crc
Next i
End Function

Private Sub Class_Initialize()
BuildTable
End Sub

================= END HERE ====================

Lalu ketikkan kode berikut dalam event Command1_Click :

================= START HERE ====================

Dim namaFileBuka As String, HasilCrc As String
Dim CCrc As New clsCrc ‘bikin objek baru dari class ClsCrc
Dim calCrc As Long
Dim tmp() As Byte ‘array buat file yang dibaca

Private Sub Command1_Click()
CommonDialog1.CancelError = True ‘error bila user mengklik cancel pada CommonDialog
CommonDialog1.DialogTitle = “Baca File” ‘Caption commondialog

On Error GoTo erorhandle ‘label error handle

CommonDialog1.ShowOpen
namafilbuka = CommonDialog1.FileName
Open namafilbuka For Binary Access Read As #1 ‘buka file yang dipilih dengan akses baca pada mode binary
ReDim tmp(LOF(1) – 1) As Byte ‘deklarasi ulang untuk array, # Bugs Fixed #
Get #1, , tmp()
Close #1

calCrc = UBound(tmp) ‘mengambil ukuran file dari array
calCrc = CCrc.CRC32(tmp, calCrc) ‘hitung CRC

HasilCrc = Hex(calCrc) ‘diubah ke format hexadesimal, karena hasil perhitungan dari class CRC masih berupa numeric
Text1.Text = HasilCrc ‘tampilkan hasilnya
Exit Sub

erorhandle:
If Err.Number <> 32755 Then MsgBox Err.Description ‘error number 32755 dalah bila user mengklik tombol cancel pada saat memilih file

================= END HERE ====================

COba anda jalankan program diatas dengan memencet tombol F5, lalu klik Command1 untuk memilih dan membuka file. Maka program akan menampilkan CRC32nya.

Second#
Kode diatas dapat kita buat menjadi sebuah rutin pengecekan file suspect virus dengan antara membandingkan hasil CRC32nya dan database CRC kita sendiri. Algoritmanya adalah :
- Memilih file yang akan dicek
- Membuka file tersebut dalam mode binary
- Memproses byte demi byte untuk menghasilkan Checksum
- Buka file database
- Ambil isi file baris demi baris
- Samakan Checksum hasil perhitungan dengan checksum dari file

Format file database dapat kita tentukan sendiri, misal :
- FluBurung.A=ABCDEFGH
- Diary.A=12345678
Dimana FluBurung.A adalah nama virus dan ABCDEFGH dalah Crc32nya. Jika kita mempunyai format file seperti diatas, maka kita perlu membaca file secara sekuensial per baris serta memisahkan antara nama virus dan Crc32nya. Dalam hal ini yang menjadi pemisah adalah karakter ‘=’.
Buat 1 module baru (– diberi nama module1) lalu isi dengan kode :

================= START HERE ====================

Public namaVirus As String, CrcVirus As String ‘deklarasi variabel global untuk nama dan CRC virus Public pathExe as String ‘deklarasi variabel penyimpan lokasi file EXE AV kita

Public Function cariDatabase(Crc As String, namaFileDB As String) As Boolean
Dim lineStr As String, tmp() As String ‘variabel penampung untuk isi file
Open namaFileDB For Input As #1 ‘buka file dengan mode input
Do
Line Input #1, lineStr
tmp = Split(lineStr, “=”) ‘pisahkan isi file bedasarkan pemisah karakter ‘=’
namaVirus = tmp(0) ‘masukkan namavirus ke variabel dari array
CrcVirus = tmp(1) ‘masukkan Crcvirus ke variabel dari array
If CrcVirus = Crc Then ‘bila CRC perhitungan cocok/match dengan database
cariDatabase = True ‘kembalikan nilai TRUE
Exit Do ‘keluar dari perulangan
End If
Loop Until EOF(1)
Close #1
End Function

================= END HERE ====================

Lalu tambahkan 1 objek baru kedalam Form, yaitu Command button2. lalu ketikkan listing kode berikut kedalam event Command2_Click :

================= START HERE ====================
If Len(App.Path) <= 3 Then ‘bila direktori kita adalah root direktori
pathEXE = App.Path
Else
pathEXE = App.Path & “”
End If

CommonDialog1.CancelError = True ‘error bila user mengklik cancel pada CommonDialog
CommonDialog1.DialogTitle = “Baca File” ‘Caption commondialog

On Error GoTo erorhandle ‘label error handle

CommonDialog1.ShowOpen
namafilbuka = CommonDialog1.FileName
Open namafilbuka For Binary Access Read As #1 ‘buka file yang dipilih dengan akses baca pada mode binary
ReDim tmp(LOF(1) – 1) As Byte ‘deklarasi ulang untuk array # Bugs Fixed #
Get #1, , tmp()
Close #1

calCrc = UBound(tmp) ‘mengambil ukuran file dari array
calCrc = CCrc.CRC32(tmp, calCrc) ‘hitung CRC

HasilCrc = Hex(calCrc) ‘diubah ke format hexadesimal, karena hasil perhitungan dari class CRC masih berupa numeric
If cariDatabase(HasilCrc, pathEXE & “DB.txt”) Then ‘bila fungsi bernilai TRUE
MsgBox “Virus ditemukan : ” & namaVirus ‘tampilkan message Box
End If
Exit Sub

erorhandle:
If Err.Number <> 32755 Then MsgBox Err.Description ‘error number 32755 dalah bila user mengklik tombol cancel pada saat memilih file

================= END HERE ====================

Fitur AV sederhana ini dapat ditambahkan dengan fitur process scanner, akses registry, real-time protection (RTP) dan lain lain. Untuk process scanner pada dasarnya adalah teknik enumerasi seluruh proses yang sedang berjalan pada Sistem Operasi, lalu mencari letak atau lokasi file dan melakukan proses scanning. Fitur akses registry memungkinkan kita untuk mengedit secara langsung registry windows apabila akses terhadap registry (–Regedit) diblok oleh virus. Sedangkan fitur RTP memungkinkan AV kita berjalan secara simultan dengan windows explorer untuk mengscan direktori atau file yang sedang kita browse atau lihat. Untuk ketiga fitur lanjutan ini akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Kesimpulan#
Tidak harus membeli software AV yang mahal untuk menjaga komputer kita dari ancaman virus, kita bisa membuatnya sendiri dengan fitur-fitur yang tak kalah bagusnya. Memang terdapat ketidaksempurnaan dalam AV buatan sendiri ini, tetapi setidaknya dapat dijadikan pencegah dari infeksi virus komputer yang semakin merajalela. Software AV sederhana ini dilengkapi oleh engine scanner statis dan database definisi. Tidak tertutup kemungkinan software AV ini ditingkatkan lebih advanced dalam hal engine scannernya.

Penutup#
Pengembangan software AV sederhana ini sepenuhnya Open-Source selama mengikutsertakan nama pembuat asli didalamnya. Listing serta projek lengkap dapat didownload di http://www.geocities.com/emomelodicfreak/ProjekAV.zip

More aboutCara Membuat Anti Virus Sendiri

Cara Mempercepat Koneksi Internet

Diposting oleh Blog Anak Muda on Minggu, 04 April 2010

Tutorial Mempercepat Koneksi Internet
Internet adalah suatu hal yang tidak asing ditelinga kita setiap hari, tiap hari pasti selalu buka internet,bahkan internet sudah menjadi makanan wajib di dunia,, tapi gimana ceritanya jika mau internetan lemotnya minta ampun..sobat juga pernah ngrasaain gitu kan..padahal yang kita butuhin adalah internetan dengan cepat tanpa gangguan...

Tutorial Mempercepat Koneksi Internet Gratis :

1. Pastikan komputer anda terinstall program Ultrasurf versi apapun. Jika belum ada,silahkan Sedot disini

2. Jalankan aplikasi ultrasurf

3. Anda hanya perlu mengubah setting dari ultrasurf untuk penggunaan proxy ultrasurf dengan cara klik option-proxy setting dan pilih proxy : directly use ultrasurf.

4. Contreng Don’t Use IE jika anda tidak ingin menggunakan browser IE. Jika tidak maka saat anda membuka ultrasurf maka secara otomatis IE akan running.

5. Contreng “Hide Golden Lock” jika anda tidak ingin mengeluarkan gambar gembok di pojok kanan bawah komputer anda.

6. Jika terdapat informasi box bahwa “Succesfully Connected To Server” maka ultrasurf sudah dapat anda gunakan dengan baik.

7. Jika terdapat informasi “Cannot conect” atau “Please Check your connection” maka ultrasurf tidak dapat anda pakai.

8. Setelah ultrasurf dalam keadaan succes maka lakukan setting terhadap connection pada browser anda dengan klik tool - options

9. Klik Network-Setting

10. Isikan HTTP proxy configuration 127.0.0.1 Port 9666. Contreng Use this proxy for all protocols. Isikan pada No Proxy For : localhost, 127.0.0.1

11. Klik Ok dan Anda dapat melakukan internet cepat tanpa gangguan.
More aboutCara Mempercepat Koneksi Internet

CARA MENCURI BANDWITH WARNET ATAU HOTSPOT

Diposting oleh Blog Anak Muda on Senin, 22 Maret 2010

Halow sobat sobat mania.. Kali ini saya akan memberikan cara gimana mencuri bandwith.. Ya maklumlah ya bro, kali ini sering sekali kalau kita hotspotan dan banyak tetangga yang menggunakan server kita. jadi lambat deh koneksi kita.
tapi langkah itu mungkin tidak ada lagi.. inilah cara jitu mencuri bandwith orang lain.. walaupun bikin orang lain jadi jengkel lah..
Oke Bro this is the trick :
Membuka browser Mozilla firefox kamu terserah itu yang modelnya kayak apa tapi diusahakan yang versi terbaru.
Pada addres bar ketikkan about:config
Cari string di bawah ini ( pastikan semua string di set ke ”true”) contoh penggantiannyaNetwork.http.pipelining false > klik kanan dan pilih “toggle”
Network.http.pipelining true
Network.http.pipelining.maxreguests 64
Network.http.proxy.pipelining true
Network.proxy.share_proxy_setting false ( yang ini biarkan tetap false )
Lalu buat string baru, caranya klik kiri satu kali di mana saja, klik kanan>new>integer.
Ketikkan nglayout.initialpaint.delay dan beri nilai 0
Kemudian refresh ato tekan F5
Pada addres bar ketikkan about:blank
Kemudian klik menu :
Oya ada catatan kecil ni,,
Untuk OS windows XP : tools > options
Untuk OS linux (vector) : edit > preference
Pada options allow web sites to install software beri tanda centang untuk mengaktifkan ato masuk ke tab ADVANCE lalu pilih UPDATE kemudian centangi installed add-ons lalu oke
Kemuadian tekan refresh atau juga dapat tekan F5
Langka selanjutnya adalah download program switchproxytool v 1.3.4 Here is the link
Next
1. Extrack file yang telah anda download tadi.
2. Kemudian install file tersebut dengan cara klik kanan filenya > open > pilih select the program from a list > untuk membuka file tersebut pilih browse > cari folder Mozilla firefox di program file > lalu pili firefox.exe > lalu OKE > lalu pilih install now > untuk mengaktifkan program tersebut pilih restart firefox.
3. Dan Open lagi Mozilla anda tadi
Oke. thats is the trick.
And the last, Semoga beruntung dan Biasanya kalau mau MENYEDOT bandwith pakai aja DAP atau IDM.
Tapi lebih bagusan DAP. Oya ni trik aku pelajari dari temenku.
………….::::::::ThankYou::::::::::…….
More aboutCARA MENCURI BANDWITH WARNET ATAU HOTSPOT

CARA SETTING INTERNET 3G DAN GPRS LEWAT KOMPUTER

Diposting oleh Blog Anak Muda

Bagaimana seting internet via komputer atau laptop?

Cara setingnya adalah sbb :
1. IM3
APN : at+cgdcont=1,”ip”,”www.indosat-m3.net”
Username : gprs
Password : im3
DialNumber : *99***1#
2. INDOSAT
APN : at+cgdcont=1,”ip”,”indosatgprs”
Username : indosat
Password : indosat
DialNumber : *99***1#
INDOSAT (durasi/time base)
APN : at+cgdcont=1,”ip”,”indosatgprs”
Username : indosat@durasi
Password : indosat@durasi
DialNumber : *99***1#
INDOSAT M2
APN : at+cgdcont=1,”ip”,”indosatm2″
Username : usernameygdidaftar
Password : passwordygdidaftar
DialNumber : *99***1#
INDOSAT 3G
APN : at+cgdcont=1,”ip”,”indosat3g”
Username : indosat
Password : indosat
DialNumber : *99***1#
3.TELKOMFLASH
APN : at+cgdcont=1,”ip”,”flash”
Username :
Password :
DialNumber : *99***1#
4. Provider XL
APN : at+cgdcont=1,”ip”,”xlgprs”
APN : at+cgdcont=1,”ip”,”www.xlgprs.net”
Username : xlgprs
Password : proxl
DialNumber : *99***1#
5. “3″ (Three)
APN : at+cgdcont=1,”ip”,”3gprs”
Username : 3gprs
Password : 3gprs
DialNumber : *99***1#
6. Fren
APN : at+cgdcont=1,”ip”,””
Username : M8
Password : M8
DialNumber : #777
7. Telkom Flexi
APN : at+cgdcont=1,”ip”,””
Username : telkomnet@flexi
Password : telkom
DialNumber : #777
8. Star One
APN : at+cgdcont=1,”ip”,””
Username : starone
Password : indosat
DialNumber : #777
9. ESIA
APN : at+cgdcont=1,”ip”,””
Username : esia
Password : esia
DialNumber : #777
10 AXIS
APN : at+cgdcont=1,”ip”,”axis”
Username : axis
Password : 123456
DialNumber : *99***1#
SETTING INTERNET PART 2
CARA setting manual dial up windows xp untuk indosat GPRS dan 3G
Ini biasanya yang gue lakuin seting dial up lewat indosat
1. Pada my computer(system properties)-Klik properties-klik tab hardware-klik device manager-klik modem-
Kemudian Doble klik pada modem-properties-
Pada Tab advanced-isikan
AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosatgprs” -klik ok
Dan pada setingan dial up conection isikan :
username= indosat
pasword= indosat
dial number= *99#
SETTING INTERNET PART 3 YAITU INDOSAT 3G
Authentication->Access number: *99#
Authentication->User name: indosat3g
Authentication->Password: indosat
SETTING INTERNET PART 4
Cara setting Indosat 3G broadband :
Username : indosat
Password: indosat
Nomor Dial: *99#
APN : indosat3g
Extra modem setting : AT+CGDCONT=1,”IP”,”indosat3g”
More aboutCARA SETTING INTERNET 3G DAN GPRS LEWAT KOMPUTER

Cara mengganti tabung TV

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 27 Maret 2009

Tv lama anda yang sudah sering bolak-balik tukang servis sekarang bisa diganti mesin dengan mesin baru buatan cina. Mesin baru buatan cina ini rata-rata sudah multi system.Jadi tv lama anda yang tidak multi bisa berubah jadi multi.

Untuk mengganti mesin tv lama dengan mesin baru pastikan bahwa tv lama masih bagus tabungnya.
untuk mengecek kondisi tabung secara visual adalah jika gambar masih fokus dan warnanya masih bagus
berarti tabung masih bisa dipergunakan.

Lebih lanjut tentang: Merakit TV

biasanya komponen yang masih diperlukan dari tv lama seperti defleksi yoke (kumparan yang melilit di leher tabung) dan soket crt (soket di ujubg tabung). Untuk defleksi ketika kita membeli mesin tidak disertakan. sedangkan socket crt bawaan mesin baru kadang berbeda dengan tabung lama tv kita. Jadi masih mempergunakan socket yang lama.

Harga mesin cina dipasaran berkisar antara Rp 160.000- 250.000 tergantung inch tv dan fasilitas yang dimiliki. Oleh karena itu ketika membeli mesin disesuaikan dengan ukuran tv yang lama. Ketika membeli mesin pastikan remote, buku panduan dan data sheet mesin sudah tersedia dalam kardus mesin.

sebelum merakit sebaiknya dibaca buku petunjuk bawaan mesin. Langkah awal merakit adalah cari socket untuk colokan listrik ke pln. Biasanya dekat tulisan "ac in". selanjutnya adalah coba socket crt mesin cina ke tabung tv lama. Kalau tidak cocok ganti socket dari mesin dengan socket dari tv lama.

Masukan socket untuk spekear, socket defeleksi yoke (hati-hati tertukar), kabel merah yang besar untuk bagian horizontal. Masukan socket-socket untuk speaker dan tombol-tombol menu. lakukan penyolderan jika perlu. Disini dibutuhkan kreatifitas dan seni supaya tv rakitan enak dipandang.

Sebelum mencoba tv hasil rakitan pastikan kabel ground sudah disolder pada board (pcb) socket crt. Hati-hati jika kabel ground belum tersambung ke pcb terus tv dinyalakan akan mengakibatkan kerusakan pada mesin tv.Periksa titik-titik solderan dan bawah pcb mesin tv untuk menghindari terjadinya konsleting.

Jika sudah oke, tekan tombol power untuk mengetes tv rakitan. Jika gambar kurang lebar atau terlalu lebar kesamping, atur ulang bagian horizontal. Jika kurang atau lebihnya besar pindahkan socket defleksi
horizontal sampai diperoleh hasil yang pas. Setelah itu atur lagi melalui remot untuk lebih pas lagi.

Jika gambar kurang tinggi atau pendek atur ulang bagian vertikal size melalui remot. Cara pengaturan
melalui remot baca dibuku panduan. jika semua sudah oke, selamat anda sudah merakit tv sendiri, tv lama menjadi tv baru

Lebih lanjut tentang: Merakit TV
More aboutCara mengganti tabung TV

Cara Publikasi Web di Google dan Yahoo

Diposting oleh Blog Anak Muda on Kamis, 16 Maret 2006

Seperti
yang telah kita ketahui bahwa Sekarang ini banyak orang yang
berlomba-lomba membuat Web dan Blog. Dan mereka sendiripun selalu
mendesain gambar dan tampilan web ataupun blog mereka sendiri. Tapi
perlu digaris bawahi bahwa, untuk menjadikan web dan blog yang
sesungguhnya perlu ada partisi sapi, Eh salah partisipasi semuanya. Tak
Lepas dari GOOGLE DAN YAHOO.







Adapun langkah-langkah untuk mendaftarkan ke Google adalah sebagai berikut :

1.Masuklah ke alamat http://www.google.com/addurl/?continue=/addurl

2. Isikan alamat URL website anda di kolom URL.

3. Masukan comment jika perlu namun tdk wajib

4. Anda wajib memasukan kode gambar
(biasanya berupa huruf yg sulit dibaca) dibawah kolom URL dan isikan di
kolom yang telah disediakan


5. Klik tombol Add URL.

logo

Sedangkan untuk mendaftarkan web atau blog ke Search Engine Yahoo :

1. Masuklah ke alamat https://siteexplorer.search.yahoo.com/submit

2. Klik Submit a Website or Webpage

3. Isilah Nama URL anda pada kotak putih

4. Klik tombol Submit URL.

Setelah semuanya Selesai. Barulah kita dapat mengeceknya, yaitu di
googling za. Misal web saya. http://panoramakerinci.blogspot.com/ Ya tinggal tulis aja alamat web kita,Selamat Mencoba….

More aboutCara Publikasi Web di Google dan Yahoo