Tampilkan postingan dengan label Koleksi Antena. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koleksi Antena. Tampilkan semua postingan

Cara merakit WIFI boster dari kaleng bekas

Diposting oleh Blog Anak Muda on Selasa, 12 Oktober 2010

Namannya USBWifiBooster konsep kerjannya sederhana,.. hannya menambah konsentrasi signal pada usb wifi, tapi dari hasil percobaan ternyata lumayan menambah kestabilan signal.

Langkah Pertama, Beli minuman ringan kalengan

Beli minuman ringan kalengan, kebetulan saya beli pocari sweat hargannya Rp.3.500,- satu buahnya :p ,.. nggak promosi loh.. boleh pake kaleng minuman ringan yang lain,.. truz belah 2 kaleng tersebut,..

Langkah Ke-dua, Lubangin

setelah di lobangin,.. bikin dudukan supaya bisa berdiri kokoh,.. jangan lupa antena USB Wifi nya menghadap ke dalam kaleng,.. karena kaleng adalah sebagai reflektornya, dan karena saya menggunakan 2 kaleng, maka dari pada nganggur saya buatkan lobang dibelakangnya buat tempat pulpen dan pinsil,.. biar lebih manis saya pasang boneka kecil warisan pak bona :).. lucukan,…
Tahap ke-tiga Testing,…

ini screen capture sebelum menggunakan USBwifibosster,… bandwidth tertinggi yang bisa lewat adalah 11,1Mbps link quality 62%, TX rate 18Mbps, jumlah AP yang ter-scan ada 4 Access point

Nah ini capture setelah menggunakan USBwifibooster, bandwidth tertinggi yang bisa lewat 17,5Mbps, dan link quality 76%, Tx rate 36 Mbps, jumlah AP yang ter-scan ada 6 Access Point nambah 2 :) lumayan kan,..

nah supaya nggak jelek2 banget anda bisa menambahkan aksesoris pada kaleng antena anda,.. atau biar tahan lama dipilok aja sesuai warna kesuakaan anda.. :) selamat mencoba.. good luck,…

More about → Cara merakit WIFI boster dari kaleng bekas

Jenis dan fungsi ANTENA

Diposting oleh Blog Anak Muda on Sabtu, 14 Agustus 2010


ANTENA DIRECTIONAL
Sebuah antena adalah bagian vital dari suatu pemancar atau penerima yang berfungsi untuk menyalurkan sinyal radio ke udara.Bentuk antena bermacam macam sesuai dengan desain,pola penyebaran dan frekuensi dan gain. Panjang antenna secara efektif adalah panjang gelombang frekuensi radio yang dipancarkannya.Antenna setengah gelombang adalah sangat poluler karena mudah dibuat dan mampu memancarkan gelombang radio Antenna Directional adalah antenna yang pola radiasi pancarannya terarah sehingga efektifitas pancaran radio hanya ke satu arah sajaecara efektif.
Sebuah antena directional atau berkas adalah sebuah antena yang meradiasikan kekuatan yang lebih besar dalam satu atau lebih petunjuk yang memungkinkan untuk meningkatkan performa pada mengirim dan menerima dan mengurangi campur tangan dari sumber-sumber yang tidak diinginkan.
Directional antena seperti antena yagi menyediakan peningkatan kinerja antena dipol ketika konsentrasi yang lebih besar radiasi dalam arah tertentu yang diinginkan.
Semua antena praktis setidaknya agak terarah, walaupun biasanya hanya arah di pesawat sejajar dengan bumi dianggap, dan praktis dapat dengan mudah antena Omnidirectional dalam satu pesawat.
Jenis yang paling umum adalah antena Yagi, dengan log-periodik antena, dan sudut reflektor, yang sering digabungkan dan dijual sebagai hunian komersial antena TV. Seluler repeater sering memanfaatkan arah antena eksternal untuk memberikan sinyal yang jauh lebih besar daripada yang dapat diperoleh pada standar ponsel.
Untuk panjang dan menengah panjang gelombang frekuensi, menara array digunakan dalam kebanyakan kasus sebagai antena directional.

contoh antena yagi:



☺ ANTENA OMNI DIRECTIONAL



Antena Omni directional dapat memancarkan gelombang ke segala arah.Yang termasuk. Contoh antena omnidirectional adalah antena model groundplane.

antenna Omnidirectional dapat memancarkan gelombang ke segala arah.Yang termasuk Antenna Directional adalah antena model Yagi seperti kebanyakan yang dipakai sebagai antena penerima siaran TV.Contoh antena omnidirectional adalah antena model groundplane.

1/4 Lambda antena 2.4Ghz WIFI….

ini adalah antena termudah yg bisa dibuat dengan penguatan sekitar 3-4 dBi tergantung tuning dan nilai2 element yg ada.antenna ini dibuat dr kawat copper (tembaga) atau brass (kuningan) dan mempunyai sudut elevasi reflektor 30* dan mempunyai arah pancaran ke segala arah “omnidirectional” kira2 gambarnya seperti ini…
Part List
-satu konektor tipe N female dgn 4 lobang sekitar,direkomendasikan mempunyai teflon insulasi diantara outer dan inner konektor.
-20 cm tembaga atau kuningan berbentuk batang dgn diameter 2mm
Konstruksi:

1. dengan tang potong kawat yg dipakai menjadi 5 bagian masing2 4 cm panjangnya.
2. dgn kikir sedang (permukaan kikir) ratakan ke 4 bagian yg berlubang pd konektor N tsb sehingga memudahkan kita menyolder bagian reflektor.
3. dengan solder high power (yg mempunyai panas 80 watt minimal) solder ke empat batang kawat yg mau dipake di ke 4 sisi konektor tsb,hati2! panas yg cukup tinggi bisa melelehkan insulasi teflon yg ada di antara titik tengah konektor.(bagian yg berwarna putih susu).
4. tekuk 0.5 cm pd ujung kawat (4 buah yg ditekuk) dgn sudut 90 derajat,hati2 dengan konstruksi yg sedikit rumit ini.

sesudah terpasang di keempat sisi konektor N,mk anda bisa solder bagian “hot wire” yg berfungsi sbg antena yg sesungguhnya dgn hati2 dan tentu saja rapi bukan..?
kemudian rapikan jg ujung bagian bawah yg ada di bagian konektor N
kemudian dengan sebuah teknik “jembatan keledai” kita gambar sudut 30 derajat dan tempel pd dinding utk mengukur ketepatan sudut antena yg kita buat…
kemudian potong dgn tepat 3.05 cm radial (reflektor= yg tertempel pd ke empat sudut konektor N) dan central wire (yg tersolder di tengah konektor) ini perlu kehati2an dan ketepatan tinggi sebab kita akan bekerja pd freq yg amat tinggi! mk semakin tinggi suatu freq,akan semakin kritis pula nilai2 yg ada pd pembuatan antena tsb…


TIPS:
pembuatan ini di alokasikan pd channel 6 (2.44 Ghz) atau tepat pd titik tengah pd freq channel yg ada (13 channel).saran terbaik adl jangan memotong dulu bagian tengah sepanjang 3.0 cm,tp biarkan sepanjang apa adanya dan kurangi tiap 0.1 cm dan ukur besaran signal dgn memaki software semacam Netstumbler.ini disebut “tuning and matching” jd kepanjangan yg dikehendaki hendaklah fixed dgn channel AP or wlan yg akan anda tuju.anda bisa melihat tuning by cutting ini sukses bila besaran signal akan membesar pd titik potong yg dikehendaki.
semakin pendek panjang iner wire semakin tinggi channel yg bisa diakses (dlm hal optimum signal receive maupun transmit) dan semakin rendah chanel yg dipakai semakin panjang pula iner wire….
perhitungan omni:
I. Omni Directional Antenna
a. Rubber Ducky Antenna
Banyak ditemukan diperalatan 2.4GHz 802.11 wireless network, seperti access point dan router wireless.
Penambahan gain rata-rata untuk antenna seperti ini sekitar 2-2.2dbi (www.martybugs.net)
Salah satu cara untuk menambahkan kekuatan daya dari wireless omni directional antenna / rubber ducky antenna ini adalah dengan menambahkan semacam parabola tepat di belakang antena, sehingga antena yang tadinya menyebar luas dapat diarahkan ke dalam salah satu area tertentu. Gain yang didapat sekitar 10 to 12 dB
More about → Jenis dan fungsi ANTENA

Antena Untuk Pemancar AM 80M Band

Diposting oleh Blog Anak Muda on Sabtu, 22 Mei 2010

1. Open Dipole

2. Inverted Antena

3. Kiriman gambar Antena 80m Band AM dari Pakde ” JAMBOEL “


Untuk cabel Federr bisa dipergunakan Kabel TV 300 Ohm, Kabel coaxcial 50 Ohm atau 75 Ohm dan jga bisa dipakai bekas kabel Telepon yang dihilangkan satu sisi kawat yang keras hanya dipergunakan kawat tembaganya saja.
More about → Antena Untuk Pemancar AM 80M Band

Antena Untuk Pemancar AM 80M Band

Diposting oleh Blog Anak Muda on Kamis, 15 April 2010

1. Open Dipole



2. Inverted Antena



3. Kiriman gambar Antena 80m Band AM dari Pakde ” JAMBOEL “



Untuk cabel Federr bisa dipergunakan Kabel TV 300 Ohm, Kabel coaxcial 50 Ohm atau 75 Ohm dan jga bisa dipakai bekas kabel Telepon yang dihilangkan satu sisi kawat yang keras hanya dipergunakan kawat tembaganya saja.

More about → Antena Untuk Pemancar AM 80M Band

ANTENNA FM VERTICAL 5/8 LAMBDA

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 01 Januari 2010

Sistem antenna memegang peranan sangat penting dalam pemancar FM, Contoh:
Pemancar dengan power output 150 Watt, SWR = 20 : 1 , Gain antenna 0 dB. Sistem antenna ini mempunyai performance / unjuk kerja yang lebih buruk disbanding suatu pemancar FM dengan daya output 25 Watt, SWR = 1 : 1, dan gain antenna 6 dB. Contoh ini menunjukkan betapa besar pengaruh system antenna terhadap Transmisi sinyal radio.



Salah satu factor penting dalam instalasi system antenna FM adalah ketinggian antenna. Pada band VHF , syarat agar komunikasi bisa berlangsung adalah LOS ( Line Of Sight ). Jadi idealnya komunikasi pada VHF , kedua antena baik penerima maupun pemancar harus saling terlihat. Sehingga di antara keduanya tidak boleh ada benda-benda yang dapat menyerap energi radio.

Sehingga para amatir radio di band VHF sering menyatakan bahwa lebih baik mempunyai gain antenna yang kecil tetapi dipasang tinggi daripada antena dengan gain besar tetapi dipasang rendah.

Antena vertical 5/8 lambda di bawah ini sangat mudah dibuat, dan cukup murah. Untuk men”tune” cukup memanjangkan atau memendekkan pecutnya ( whip ). Di sambungannya dipasang klem yang bisa dikencangkan. Klem ini banyak dijual di toko onderdil mobil atau sepeda motor.

Menggunkan sistem DC Grounded , sehingga relatif aman jika terjadi sambaran petir ( moga2 ndak usah terjadi deh.....)

Loading Coil bisa gunakan kawat listrik NYA tunggal 1,2 mm dan tak usah dibuang isolatornya. Setelah match, di tiap-tiap sekrup dan loading coil beri dengan lem anti air ( lagi2 di toko onderdil sepeda motor ).

Menurut pengalaman , dengan antena ini mudah sekali dicapai SWR 1 : 1.
OH ya, untuk teman-teman yang tertarik tentang Radio Komunitas bisa lihat DI SINI

More about → ANTENNA FM VERTICAL 5/8 LAMBDA

Pemancar Fm 88-108Mhz - IC MAX2606

Diposting oleh Blog Anak Muda on Rabu, 01 April 2009

This is a FM transmitter circuit using Maxim semiconductors IC MAX2606. In the circuit the nominal frequency is set to 100 Mhz by inductor L1, (390nH) . The left and right channel audio signals from your source are added by R3 and R4, and attenuated by the POT R2. R2 can be used as a volume control .POT R1 can be used to select a channel of transmission between 88Mhz and 108Mhz.Use 80 cm long wire as the antena.

Pemancar Fm 88-108MhzSkema Rangkaian Pemancar Fm 88-108Mhz



Note:
* Use a battery for powering the circuit.It will reduce noise.
* An FM antenna from a old radio is a better option than the wire antenna.


IC MAX2606 Description

The MAX2605-MAX2609 are compact, high-performance intermediate-frequency (IF) voltage-controlled oscillators (VCOs) designed specifically for demanding portable wireless communication systems. They combine monolithic construction with low-noise, low-power operation in a tiny 6-pin SOT23 package.

These low-noise VCOs feature an on-chip varactor and feedback capacitors that eliminate the need for external tuning elements, making the MAX2605-MAX2609 ideal for portable systems. Only an external inductor is required to set the oscillation frequency. In addition, an integrated differential output buffer is provided for driving a mixer or prescaler. The buffer output is capable of supplying up to -8dBm (differential) with a simple power match. It also provides isolation from load impedance variations.

The MAX2605-MAX2609 operate from a single +2.7V to +5.5V supply and offer low current consumption. These IF oscillators can cover the 45MHz to 650MHz frequency range.

Pin IC MAX2606
IC MAX2606 Absolute Maximum Rating
  • VCC to GND..............................................................-0.3V to +6V
  • IND to GND ................................................-0.6V to (VCC + 0.3V)
  • TUNE to GND .............................................-0.3V to (VCC + 0.3V)
  • OUT+, OUT- to GND ..................................-0.3V to (VCC + 0.6V)
  • Continuous Power Dissipation (TA = +85°C)
  • 6-Pin SOT23 (derate 8.7mW/°C above +70°C)...........696mW
  • Operating Temperature Range ...........................-40°C to +85°C
  • Junction Temperature......................................................+150°C
  • Storage Temperature Range .............................-65°C to +150°C
  • Lead Temperature (soldering, 10s) .................................+300°C
  • More about → Pemancar Fm 88-108Mhz - IC MAX2606