Tampilkan postingan dengan label Religius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religius. Tampilkan semua postingan

Nasihat Baasyir untuk Aparat: Luruskan Kemungkaran Densus 88 yang Dimurkai Allah!

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 17 Desember 2010



Nasihat Baasyir untuk Aparat: Luruskan Kemungkaran Densus 88 yang Dimurkai Allah!


Kepada hamba-hamba Alloh:

1. Bapak Ketua Mahkamah Agung.
2. Bapak Jaksa Agung.
3. Bapak Kapolri.
4. Bapak Kadensus 88



Dengan izin Alloh SWT. melalui surat ini saya menyampaikan tadzkiroh (peringatan dan nasihat) kepada bapak-bapak demi keselamatan kita terutama di akherat kelak.

Tadzkiroh wajib saya sampaikan setelah saya melihat ada pelanggaran berat terhadap hukum Alloh dan sunnah rosul-Nya, yang sangat mengerikan yang dilakukan oleh Densus 88.

Pelanggaran hukum Alloh dan rosul-Nya yang sangat mengerikan ini ialah: menuduh ibadah i’dad (mempersiapkan kekuatan fisik dan mental serta menggunakan senjata untuk kepentingan bela Negara/Islam) yang diperintahkan oleh Alloh dan rosul-Nya yang diamalkan di Aceh dituduh melakukan perbuatan terror dan yang mengamalkan dituduh teroris.

I’dad adalah amal mempersiapkan kekuatan mental dan fisik semampunya untuk menggetarkan musuh Alloh dan musuh kaum muslimin agar tidak mengganggu Islam, karena karakter orang-orang kafir/musuh Alloh tidak ridho bila syariat Alloh dan sunnah rosul-Nya diamalkan oleh pribadi muslim maupun oleh masyarakat, dan memaksa agar muslimin mengikuti ideologi/agama mereka.

Alloh berfirman:

“Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sehingga engkau mengikuti millah/agama mereka…” (Al-Baqarah 120).

Disamping itu bila ada kemampuan, mereka terus-menerus memerangi kaum muslimin untuk dipaksa murtad. Hal ini diterangkan oleh Alloh SWT dalam firman-Nya:

“…Mereka tidak akan berhenti memerangi kamu sampai kamu murtad (keluar) dari agamamu jika mereka sanggup…” (Al-Baqarah 217).

….Demi keselamatan di akhirat nanti, saya menasihatkan agar Bapak-bapak meluruskan amalan mungkar Densus 88 yang dimurkai Alloh ini. Bapak-bapak selaku pimpinan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat nanti….

Karakter permusuhan orang-orang kafir terhadap kaum muslimin ini harus dihadapi dengan persiapan mental dan fisik agar mereka gentar, sehingga tidak berani mengganggu Islam dan kaum muslimin. Maka perintah i’dad mempersiapkan kekuatan mental dan fisik ini diterangkan oleh Alloh SWT. Untuk menggetarkan mereka, maka i’dad mempersiapkan kekuatan mental dan physic untuk bela Islam/Negara yang diridhoi oleh Alloh dengan cara berlatih adalah disyariatkan oleh Alloh SWT dan rosul-Nya.

Alloh memerintahkan i’dad ini dalam firman-Nya:

”Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kamu miliki dari pasukan berkuda yang dapat menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya...” (Al-Anfal 60).

Yang dimaksud kekuatan dalam ayat tersebut diatas diterangkan Rosululloh SAW. ”Kecakapan menembak” jadi maksudnya kekuatan senjata, seperti diterangkan riwayat berikut:

Diriwayatkan dari Salabah bin Amir RA, beliau berkata: Saya telah mendengar Rosululloh SAW. Bersabda sedang baginda berada diatas mimbar: ”Persiapkan untuk menghadapi mereka kekuatan menurut kemampuanmu. Ketahuilah yang dimaksud kekuatan itu adalah melempar (menembak/memanah), ketahuilah yang dimaksud kekuatan itu adalah melempar, ketahuilah yang dimaksud kekuatan itu adalah melempar” (HR Muslim).

Dalam mengamalkan perintah Alloh SWT ini Rosululloh menggalakkan dan memuji orang yang berlatih senjata, sebagaimana beliau ketika melihat orang yang berlatih memanah, beliau bersabda:

”Lemparlah/panahlah wahai Bani Ismail karena sesungguhnya nenek moyangmu adalah pemanah-pemanah yang ulung” (HR. Bukhari).

Dan dalam rangka menekan pentingnya berlatih senjata baginda SAW Bersabda:

”Barang siapa yang berlatih senjata kemudian ia meninggalkannya, maka ia bukan dari golongan kami, atau dia telah berbuat maksiat” (HR Muslim dan Ibnu Majah).

Sabda Rosululloh tersebut diatas menunjukkan bahwa baginda memberi semangat kepada umat baginda untuk berlatih mental dan fisik. Ini menunjukkan bahwa berlatih kekuatan mental dan fisik disyariatkan.

….Latihan senjata di Aceh tujuannya adalah untuk mentaati perintah Alloh dan rosul-Nya. Karena itu, latihan tersebut adalah amal ibadah….

Latihan senjata di Aceh tujuannya adalah untuk mentaati perintah Alloh dan rosul-Nya dalam surat Al-Anfal 60, oleh karena itu latihan tersebut adalah amal ibadah, karena sifat orang beriman adalah taat mutlak terhadap perintah Alloh dan rosul-Nya, tidak membantah, dan mengamalkan menurut kemampuan.

Alloh SWT berfirman:

“Hanyalah ucapan orang-orang mukmin apabila mereka diajak kepada Alloh dan Rosul-Nya agar rosul memutuskan perkara diantara mereka, mereka berkata: Kami mendengar dan kami taat, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung” (An-Nur 51).

Maka saya dan Bapak-bapak kalau mengaku beriman, juga wajib mentaati perintah i’dad ini bila ada kemampuan, tidak boleh membantah. Perintah i’dad ini kekuatan hukumnya sama dengan perintah sholat, puasa, zakat, haji dll.

Maka jelaslah bahwa i’dad yang diamalkan di Aceh itu merupakan amal mulia yang insya Alloh diridhoi oleh Alloh SWT, maka kita hargai dan tidak direndahkan dengan dituduh teror. Tetapi ibadah i’dad di Aceh untuk mentaati perintah Alloh dan Rosul-Nya ini dicela dan dihina oleh Densus 88. Amalannya dituduh amalan teror, dan yang mengamalkan dituduh teroris, diserang dan pelakunya ditangkap secara sadis.

Maka jelas menghina ibadah i’dad yang diamalkan di Aceh itu berarti menghina Alloh, menghina perintah-Nya (Al-Anfal 60) menghina Rosul dan menghina sunnahnya tentang i’dad ini. Ini berarti Densus 88 menghina Alloh, syariat-Nya tentang i’dad dan menghina Rosululloh dan sunnah-Nya.

Secara tidak langsung Densus 88 menuduh Alloh SWT menciptakan syariat teror dan Rosululloh menggalakkan syariat teror. (Maha suci Alloh dan rosul-Nya dari tuduhan dan hinaan ini). Tindakan Densus 88 dalam hal ini sama dengan penghinaan orang kafir Amerika tehadap Alloh, syariat-Nya, rosul-Nya dan sunnahnya dengan berusaha membakar Al-Qur’an.

Maka jelas dengan sikap mungkar ini Densus 88 menjadi musuh Alloh, musuh rosul-Nya dan musuh kaum muslimin, sadar atau tidak sadar.

....Maka saya menasihatkan agar menghapus tuduhan teroris terhadap mereka yang mengamalkan ibadah i’dad ini dan memperlakukan sesuai dengan ketentuan-ketentuan syariat dalam Al-Qur’an dan sunnah….

Maka demi keselamatan di akhirat nanti, saya menasihatkan agar Bapak-bapak meluruskan amalan mungkar Densus 88 yang dimurkai Alloh ini. Bapak-bapak selaku pimpinan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat nanti. Maka saya menasihatkan agar menghapus tuduhan teroris terhadap mereka yang mengamalkan ibadah i’dad ini dan memperlakukan sesuai dengan ketentuan-ketentuan syariat dalam Al-Qur’an dan sunnah.

Memang mereka dianggap melanggar larangan memiliki senjata tanpa izin. Tetapi peraturan ini bertentangan dengan syariat Alloh dan sunnah Nabi tentang i’dad. Maka peraturan ini batil harus dirubah. Yang dilarang seharusnya mereka yang memiliki dan berlatih senjata untuk kejahatan (perampokan dll), tetapi kalau untuk mentaati perintah Alloh dan rosul-Nya harus diberi kelonggaran meskipun dengan pengawasan, karena dalam Islam ada ketentuan manusia boleh membuat peraturan/undang-undang tetapi tidak boleh bertentangan dengan hukum Alloh dan rosul-Nya.

Tadzkiroh ini saya sampaikan semata-mata dengan niat:

1. Agar saya mempunyai alasan dihadapan Alloh untuk melepaskan tanggung jawab di akherat nanti, karena saya melihat penghinaan syariat i’dad oleh Densus 88, maka harus saya peringatkan dengan harapan mau bertobat dan bertaqwa.

Alloh berfirman:

“Dan ingatlah ketika suatu umat diantara mereka berkata: mengapa kamu menasehati kaum yang dibinasakan atau diazab oleh Alloh dengan azab yang sangat keras ? mereka menjawab: Agar kami mempunyai alasan(lepas tanggung jawab) kepada tuhanmu dan agar mereka bertaqwa” (Al-A’raf 164).

2. Bila tadzkiroh saya ini dilecehkan dan mereka terus menghina dan menghalangi pengamalan syariat i’dad sehingga Alloh murka dan menurunkan azab/bencana kepada mereka, semoga saya diselamatkan Alloh dari azab-Nya, karena saya sudah berusaha mengingatkan semampu saya.

Alloh berfirman: “Maka setelah mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, kami selamatkan orang-orang yang melarang orang berbuat jahat dan kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras disebabkan mereka selalu berbuat fasik” (Al-A’raf 165).

Yaa Alloh... berilah petunjuk kepada pemimpin-pemimpin negara ini karena mereka tidak tahu,...Amin.

Yaa Alloh ...saksikan (Allohummasyhad) saya sudah memperingatkan menurut kemampuan saya. Amin.

Wassalam.

Jakarta, 24 Dzulqo’dah1431 H.
30 Nopember 2010 M.


Al-Fakir Ilalloh,
Dari hamba Alloh yang selalu mengharap ridho-Nya.

Abu Bakar Ba’asyir



Tembusan kepada hamba-hamba Alloh:

1. Bapak Menteri Agama.
2. Bapak Ketua Majelis Ulama Indonesia.
3. Bapak Ketua Mahkamah Konstitusi.
4. Bapak Ketua MPR.
5. Bapak Ketua DPR.
6. Bapak Ketua TPM (Tim Pengacara Muslim).

sumber : http://www.voa-islam.com
More about → Nasihat Baasyir untuk Aparat: Luruskan Kemungkaran Densus 88 yang Dimurkai Allah!

Panggilan Rasul

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 05 November 2010




Jakarta - Terinspirasi melihat anak-anak yang disunat, kumpulan cerpen Panggilan Rasul ditulis dengan gaya penulisan Hamsad yang khas: realistis, deskriptif, dan kaya detail, akan membawa pembaca masuk pusaran kisah-kisah yang apik, menarik, sekaligus menggelitik.


Hamsad Rangkuti adalah sastrawan Indonesia yang dikenal luas melalui cerpen. Cerpen-cerpennya dimuat dalam berbagai harian dan majalah terbitan dalam dan luar negeri. Beberapa cerpennya bahkan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Jerman.

Judul Buku: Panggilan Rasul
ISBN: 9789799102720
Penulis: Hamsad Rangkuti
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia
Terbit: September 2010 [mor]
More about → Panggilan Rasul

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 10 September 2010



Ramadhan suci akan berakhir,
Tuk salah yang pernah ada,
Tuk khilaf yang pernah terucap,
Pintu ma'af selalu kuharap....
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H
Minal Aidin Walfaizin,Mohon Ma'af lahir & Bathin
More about → SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H

DOA SERDADU SEBELUM PERANG

Diposting oleh Blog Anak Muda on Sabtu, 17 April 2010


Tuhanku….
wajahMu membayang di kota terbakar
dan firmanMU tergaris diatas kuburan yang dangkal..
anak menangis kehilangan bapaknya
tanah sepi kehilangan lelakinya
bukanya benih yang sepi yang disebar di bumi subur ini
tapi bangkai dan wajah mati yang sia sia


apabila malam turun nanti..
sempurnalah sudah warna dosa..
dan mesiu kembali lagi berbicara..

waktu itu… Tuhanku..
perkenankan aku membunuh…
perkenankan aku menusuk sangkurku..


malam dan wajahku adalah satu warna..
doa dan nafasku adalah satu udara..
tak ada lagi pilihan kecuali menyadari
biarpun bersama penyesalan…

apa yang diucapkan oleh bibirku yang terjajah..
sementara kulihat kedua lenganMu
yang capai mendekap bumi yang mengkhianatiMu..


Tuhanku…
erat erat kugenggam senapanku…
perkenankanlah aku.. membunuh…
perkenanlah aju menusuk sangkurku…
More about → DOA SERDADU SEBELUM PERANG

TENTARA ISRAEL TENTARA YANG PALING TERLATIH DI DUNIA

Diposting oleh Blog Anak Muda on Kamis, 07 Januari 2010

TENTARA ISRAEL TENTARA YANG TERLATIH DI DUNIA INI RINCIAN NYA
Militer Israel, Tentara Paling Terlatih Di Dunia.
Benarkah Sekedar Mitos ?


Angkatan Pertahanan Israel (bahasa Ibrani: צבא ההגנה לישראל Tsva HaHagana LeYisrael , “[Tentara] Angkatan untuk Pertahanan Israel”), yang seringkali disingkat dengan singkatan bahasa Ibrani צה”ל Tsahal, atau Tzahal, adalah sebutan bagi Israel, yang terdiri atas Angkatan Darat Israel, Angkatan Udara Israel dan Angkatan Laut Israel. Dalam bahasa Inggris, singkatannya lebih dikenal sebagai IDF.

Sejarah

Angkatan Pertahanan Israel dibentuk pada 14 Mei 1948 dengan terbentuknya negara Israel “untuk melindungi penduduk Israel dan melawan segala bentuk terorisme yang mengancam kehidupan sehari-hari”. IDF menggantikan Haganah (khususnya, cabang operasionalnya, Palmach) sebagai militer permanen dari negara Yahudi ini. Ke dalamnya juga bergabung unsur-unsur sebelumnya dari Brigade Yahudi yang berperang di bawah bendera Britania pada masa Perang Dunia II. Setelah dibentuknya IDF, dua organisasi bawah tanah Yahudi, Etzel dan Lehi bergabung dengan IDF dalam suatu konfederasi longgar, tetapi diizinkan beroperasi secara independen di sejumlah sektor hingga akhir Perang Arab-Israel 1948. Sesudah itu, kedua organisasi ini dibubarkan, dan anggota-anggotanya diintegrasikan ke dalam IDF. IDF modern terbentuk pada periode antara 1949 hingga 1956 melalui pengalaman yang diperoleh dari konflik-konflik regional conflicts dengan tetangga-tetangga Arab mereka.

Dari 1956 hingga 1966, IDF menghadapi lebih sedikit konflik dan menggunakan waktu ini untuk membeli perlengkapan baru dan berubah dari sebuah militer pemula menjadi sebuah kekuatan tempur yang profesional. Pada masa ini pula konon Israel mengembangkan kemampuan nuklir mereka. Setelah masa damai selama satu dasawarsa, IDF menghadapi serangkaian peperangan dengan tetangga-tetangganya.

Dinas dan jumlah tenaga
Dinas biasa

Laki-laki dan perempuan Yahudi dan Druze yang berusia di atas 18 tahun dikenai wajib dinas militer nasional, meskipun pengecualian dapat diberikan atas alasan-alasan agama, fisik maupun psikologis (lihat Profil 21). Laki-laki dalam komunitas Haredi dapat memilih untuk dikecualikan sementara mereka belajar di Yeshiva, sebuah praktik yang menjadi sumber ketegangan, meskipun sebagian program yeshiva seperti Hesder menyediakan kesempatan untuk berdinas.

Laki-laki berdinas di IDF selama tiga tahun, sementara perempuan dua tahun atau kadang-kadang kurang dari dua tahun. Kadang-kadang IDF dapat meminta perempuan yang menjadi relawan untuk posisi-posisi tempur untuk berdinas selama tiga tahun karena tentara-tentara tempur harus menjalani periode latihan yang lama. Perempuan dalam posisi tempur juga dituntut untuk berdinas sebagai perwira cadangan selama beberapa tahun setelah mereka diberhentikan dari dinas biasa, sebelum mereka menikah atau hamil.
Dinas cadangan

Setelah dinas biasa, kaum laki-laki dapat dipanggil untuk menjalani dinas cadangan hingga satu bulan setiap tahunnya, sampai mencapai usia 43-45 tahun (perwira cadangan dapat menjadi relawan setelah usia ini), dan dapat dipanggil untuk tugas aktif dengan segera pada saat-saat krisis. Pada umumnya, dinas cadangan dilaksanakan dalam satuan yang sama selama bertahun-tahun, dan seringkali satuan yang sama seperti pada dinas aktif dan dengan orang-orang yang sama. Banyak tentara yang telah berdinas bersama-sama dalam dinas aktif tetap bertemu dalam tugas cadangan selama bertahun-tahun setelah mereka dibebastugaskan, sehingga tugas cadangan menjadi suatu pengalaman ikatan bersama antara sesama laki-laki yang kuat dalam masyarakat Israel. Sebuah lelucon Israel terkenal menyebut warga sipil sebagai tentara yang sedang cuti selama 11 bulan.

Meskipun tetap siap untuk dipanggil pada masa-masa krisis, kebanyakan laki-laki Israel, dan praktis semua kaum perempuan, tidak benar-benar melakukan dinas cadangan pada suatu tahun tertentu. Satuan-satuan mereka tidak selalu memanggil semua perwira cadangan mereka setiap tahunnya, dan berbagai pengecualian dapat diberikan bila seseorang dipanggil untuk menjalani dinas cadangan biasa. Bagi para perwira cadangan yang dipanggil pada masa krisis praktis tidak ada pengecualian, namun pengalaman memperlihatkan bahwa dalam kasus-kasus demikian (yang paling mutakhir, Operasi Perisai Pertahanan pada 2002) pengecualian jarang diminta atau diberikan; satuan-satuan ini biasanya mencapai tingkat rekrutmen melampaui satuan yang diawaki mereka yang berdinas penuh waktu.

Baru-baru ini diusulkan sebuah rancangan undang-undang untuk memperbaiki dinas cadangan, mengurangi maksimum usia dinas hingga 40 tahun, menjadikannya semata-mata sebagai pasukan darurat, serta banyak lagi perubahan lainnya terhadap struktur yang ada sekarang (meskipun Departemen Pertahanan dapat menunda bagian manapun dari undang-undang itu setiap saat karena alasan-alasan keamanan). Namun, ambang usia bagi banyak perwira cadangan yang posisinya tidak didaftarkan, akan dipatok pada 49 tahun. Undang-undang ini akan mulai diberlakukan pada 13 Maret 2008.
Dinas Penjaga Perbatasan

Beberapa tentara IDF menjalani wajib dinas militer mereka di Mishmar Ha Gvool (Magav) atau Polisi Perbatasan Israel. Begitu pasukan-pasukan itu menyelesaikan latihan tempur IDF mereka, mereka menjalani latihan tambahan kontra-terorisme dan Penjaga Perbatasan. Mereka kemudian ditempatkan pada salah satu dari satuan-satuan Penjaga Perbatasan di sekeliling negara.

Satuan-satuan Penjaga Perbatasan berperang berdampingan dengan satuan-satuan tempur IDF. Mereka juga bertanggung jawab atas keamanan daerah-daerah perkotaan yang padat, seperti misalnya Kota Yerusalem.

Banyak perwira di Penjaga Perbatasan yang berasal dari satuan-satuan tempur IDF. Sementara Penjaga Perbatasan tetap mempertahankan struktur komando mereka, di lapangan mereka hampir tidak dapat dibedakan dari satuan-satuan IDF reguler.
Minoritas di IDF

Orang-orang Arab Druze dan Circassian, seperti orang-orang Yahudi Israel, dikenai wajib militer di IDF. Mulanya, mereka dimasukkan dalam satuan khusus yang dinamai “Satuan Minoritas”, yang masih ada hingga sekarang, dalam bentuk batalyon patroli Harev, namun sejak 1980-an, tentara-tentara Druze telah semakin gencar memprotes praktik ini, yang mereka anggap sebagai suatu bentuk segeregasi dan tidak memberikan akses untuk berdinas di satuan-satuan yang lebih bergengsi. Militer telah semakin banyak menerima tentara Druze ke dalam satuan-satuan tempur biasa dan memberikan mereka akses ke pangkat-pangkat yang lebih tinggi, yang sebelumnya tidak diberikan kepada mereka. Pada tahun-tahun belakangan, beberapa perwira Druze telah mencapai pangkat-pangkat di IDF bahkan hingga Mayor Jenderal, dan banyak yang memperoleh bintang-bintang kehormatan. Namun, beberapa orang Druze masih mengeluhkan diskriminasi dan khususnya tidak dilibatkan dalam Angkatan Udara, meskipun pembatasan resmi dengan alasan keamanan untuk tingkat rendah bagi Druze telah cukup lama dihapuskan. Penerbang Druze pertama lulus pendidikan terbangnya pada 2005, namun namanya dirahasiakan karena ia adalah anggota Angkatan Udara, dan merupakan cucu dari seorang Druze Suriah yang membelot dari pertempuran di Ramat Yohanan pada masa perang kemerdekaan, di mana sekitar 1000 tentara dan perwira Druze membelot dan bergabung dengan Israel.

Angkatan Pertahanan Israel terdiri dari Tentara Israel, Angkatan Udara Israel, dan Angkatan Laut Israel. Angkatan pertahanan ini didirikan semasa Perang Arab-Israel 1948 dengan mengkonsolidasi organisasi-organisasi paramiliter – utamanya Haganah – yang telah berdiri sebelum Israel berdiri. Angkatan Pertahanan Israel juga dibantu oleh Direktorat Intelijen Militer Israel (Aman) yang bekerja sama dengan Mossad dan Shabak. Angkatan Pertahanan Israel telah terlibat dalam beberapa perang besar dan konflik perbatasan walaupun usianya yang masih relatif muda, membuatnya menjadi salah satu angkata bersenjata yang paling terlatih di dunia.

Mayoritas warga negara Israel diwajibkan mengikuti program wajib militer pada usia 18 tahun. Pria diwajibkan mengikuti wamil selama tiga tahun, sedangkan wanita dua tahun. Setelah wamil, lelaki Israel bergabung ke dalam angkatan cadangan dan melakukan tugas-tugas angkatan cadangan selama beberapa minggu setiap tahunnya sampai usia 40 tahun. Kebanyakan wanita dibebaskan dari tugas ini. Warga negara Israel yang beretnis Arab (kecuali Druze) dan yang terlibat dalam kajian religius secara penuh dibebaskan dari wajib militer. Terdapat kewajiban alternatif bagi warga negara yang menerima pembebasan wamil, yaitu Sherut Leumi atau pelayanan nasional, yang melibatkan kegiatan bakti sosial di rumah sakit dan sekolah, ataupun kegiatan sosial lainnya. Oleh karena progam wajib militer ini, Angkatan Pertahanan Israel memiliki sekitar 168.000 tentara aktif dan sekitar 408.000 angkatan cadangan.

Militer Israel sangat bergantung pada persenjataan canggih yang dibuat di Israel maupun diimpor dari luar negeri. Amerika Serikat utamanya merupakan negara kontributor utama, dan dianggarkan untuk memberikan bantuan militer terhadap Israel sebesar AS$30 milyar antara tahun 2008 sampai dengan tahun 2017. Misil Hetz (Panah) buatan Israel dan Amerika merupakan salah satu sistem misil anti balistik yang operasional di dunia. Sejak Perang Yom Kippur, Israel telah mengembangkan jaringan satelit mata-mata. Suksesnya program Ofeq membuat Israel menjadi salah satu dari tujuh negara yang mampu meluncurkan satelit seperti itu. Sejak berdirinya Israel, Israel telah menghabiskan sebagian besar proporsi produk domestik brutonya untuk keperluan pertahanan. Sebagai contohnya, pada tahun 1984 negara ini menghabiskan sekitar 24% PDB-nya untuk keperluan militer.[165] Sekarang, proporsi tersebut telah menurun mencapai 7,3%.

Israel dipercaya luas memiliki senjata nuklir. Walaupun demikian, Israel tidak menandatangani Perjanjian Nonproliferasi Nuklir dan mengambil kebijakan yang ambigu dengan tidak mengakui ataupun membantah kepemilikan senjata nuklir.

Setalah Perang Teluk pada tahun 1991, Israel mengesahkan sebuah hukum yang mewajibkan semua apartemen dan rumah-rumah Israel memiliki mamad, yaitu ruang keamanan yang tahan terhadap serangan kimiawi maupun biologise.

Mossad, Dinas rahasia Yang paling ditakuti

Ha-Mossad le-Modiin ule-Tafkidim Meyuhadim (Ibrani: המוסד למודיעין ולתפקידים מיוחדים, “Institut Intelijen dan Operasi Khusus”) adalah dinas rahasia Israel dan sering disingkat sebagai Mossad. Operasinya terutama mengawasi bangsa-bangsa dan organisasi Arab di seluruh dunia.

Mossad merupakan dinas intelijen yang dianggap momok bagi dunia Arab. Sepak terjangnya dalam mengacak-acak sejumlah negeri membuatnya diakui sebagai salah satu dinas intelijen terbaik dan tersukses di dunia. Lembaga ini bertanggung jawab untuk intelijen, misi penyamaran, dan kontra teroris. Mossad juga bertanggung jawab atas pemindahan warga Yahudi keluar dari Suriah, Iran, dan Ethiopia. Agen-agennya aktif dalam pembentukan sejumlah negara komunis di Barat dan PBB.

Mossad dibentuk Perdana Menteri Israel David ben Gurion pada 1 April 1951, selain intelijen militer dan kontra intelijen (Shin Bet). Pada pembetukannya, ia berkata bahwa tujuan Mossad ialah, “Untuk negara kita yang sejak berdirinya telah berada di bawah ancaman musuh-musuhnya. Konstitusi intelijen ialah garis terdepan pertahanan…Kita harus belajar dengan baik cara untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di sekeliling kita.”

Mossad berkantor pusat di Tel Aviv Pada 1980-an, personilnya diperkirakan berjumlah 1500-2000 orang. Secara tradisional, direkturnya dirahasiakan, namun pada Maret 1996, pemerintah Israel mengumumkan pada publik MayJen Danny Yatom sebagai direktur menggantikan Shabtai Shavit yang dipecat awal 1996.

Diduga Mossad bertanggung jawab atas sejumlah operasi intelijen di dunia, khususnya yang terjadi di seputar konflik TimTeng. Mereka telah menempatkan umat bangsa Arab sebagai ancaman utama Israel. Mereka memiliki klab malam di Libanon, the Star, yang kerap menjadi ajang pertemuan para agennya.
More about → TENTARA ISRAEL TENTARA YANG PALING TERLATIH DI DUNIA

Rahasia Senyum Muhammad Saw

Diposting oleh Blog Anak Muda on Rabu, 23 Januari 2008

Rahasia Senyum Muhammad Saw



Ketika Anda membuka lembaran sirah kehidupan Muhammad saw., Anda tidak akan pernah berhenti kagum melihat kemuliaan dan kebesaran pribadi beliau saw. Sisi kebesaran itu terlihat dari sikap seimbang dan selaras dalam setiap perilakunya, sikap beliau dalam menggunakan segala sarana untuk meluluhkan kalbu setiap orang dalam setiap kesempatan.



Sarana paling besar yang dilakukan Muhammad saw. dalam dakwah dan perilaku beliau adalah, gerakan yang tidak membutuhkan biaya besar, tidak membutuhkan energi berlimpah, meluncur dari bibir untuk selanjutnya masuk ke relung kalbu yang sangat dalam.


Jangan Anda tanyakan efektifitasnya dalam mempengaruhi akal pikiran, menghilangkan kesedihan, membersihkan jiwa, menghancurkan tembok pengalang di antara anak manusia!. Itulah ketulusan yang mengalir dari dua bibir yang bersih, itulah senyuman!



Itulah senyuman yang direkam Al Qur’an tentang kisah Nabi Sulaiman as, ketika Ia berkata kepada seekor semut,


“Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; Dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”. An Naml:19


Senyuman itulah yang senantiasa keluar dari bibir mulia Muhammad saw., dalam setiap perilakunya. Beliau tersenyum ketika bertemu dengan sahabatnya. Saat beliau menahan amarah atau ketika beliau berada di majelis peradilan sekalipun.


Diriwayatkan dari Jabir dalam sahih Bukhari dan Muslim, berkata, “Sejak aku masuk Islam, Rasulullah saw tidak pernah menghindar dariku. Dan beliau tidak melihatku kecuali beliau pasti tersenyum kepadaku.”



Suatu ketika Muhammad saw. didatangi seorang Arab Badui, dengan serta merta ia berlaku kasar dengan menarik selendang Muhammad saw., sehingga leher beliau membekas merah. Orang Badui itu bersuara keras, “Wahai Muhammad, perintahkan sahabatmu memberikan harta dari Baitul Maal! Muhammad saw. menoleh kepadanya seraya tersenyum. Kemudian beliau menyuruh sahabatnya memberi harta dari baitul maal kepadanya.”


Ketika beliau memberi hukuman keras terhadap orang-orang yang terlambat dan tidak ikut serta dalam perang Tabuk, beliau masih tersenyum mendengarkan alasan mereka.
Ka’ab ra. berkata setelah mengungkapkan alasan orang-orang munafik dan sumpah palsu mereka:


“Saya mendatangi Muhammad saw., ketika saya mengucapkan salam kepadanya, beliau tersenyum, senyuman orang yang marah. Kemudian beliau berkata, “Kemari. Maka saya mendekati beliau dan duduk di depan beliau.”


Suatu ketika Muhammad saw. melintasi masjid yang di dalamnya ada beberapa sahabat yang sedang membicarakan masalah-masalah jahiliyah terdahulu, beliau lewat dan tersenyum kepada mereka.



Beliau tersenyum dari bibir yang lembut, mulia nan suci, sampai akhir detik-detik hayat beliau.
Anas bin Malik berkata diriwayatkan dalam sahih Bukhari dan Muslim, “Ketika kaum muslimin berada dalam shalat fajar, di hari Senin, sedangkan Abu Bakar menjadi imam mereka, ketika itu mereka dikejutkan oleh Muhammad saw. yang membuka hijab kamar Aisyah. Beliau melihat kaum muslimin sedang dalam shaf shalat, kemudian beliau tersenyum kepada mereka!”


Sehingga tidak mengherankan beliau mampu meluluhkan kalbu sahabat-shabatnya, istri-istrinya dan setiap orang yang berjumpa dengannya!


Menyentuh Hati


Muhammad saw. telah meluluhkan hati siapa saja dengan senyuman. Beliau mampu “menyihir” hati dengan senyuman. Beliau menumbuhkan harapan dengan senyuman. Beliau mampu menghilangkan sikap keras hati dengan senyuman. Dan beliau saw. mensunnahkan dan memerintahkan umatnya agar menghiasi diri dengan akhlak mulia ini. Bahkan beliau menjadikan senyuman sebagai lahan berlomba dalam kebaikan. Rasulullah saw. bersabda,
“Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah.” At Tirmidzi dalam sahihnya.


Meskipun sudah sangat jelas dan gamblang petunjuk Nabi dan praktek beliau langsung ini, namun Anda masih banyak melihat sebagaian manusia masih berlaku keras terhadap anggota keluarganya, tehadap rumah tangganya dengan tidak menebar senyuman dari bibirnya dan dari ketulusan hatinya.


Anda merasakan bahwa sebagian manusia -karena bersikap cemberut dan muka masam- mengira bahwa giginya bagian dari aurat yang harus ditutupi! Di mana mereka di depan petunjuk Nabi yang agung ini! Sungguh jauh mereka dari contoh Nabi muhammad saw.!


Ya, kadang Anda melewati jam-jam Anda dengan dirundung duka, atau disibukkan beragam pekerjaan, akan tetapi Anda selalu bermuka masam, cemberut dan menahan senyuman yang merupakan sedekah, maka demi Allah, ini adalah perilaku keras hati, yang semestinya tidak terjadi. Wal iyadzubillah.


Pengaruh Senyum



Sebagian manusia ketika berbicara tentang senyuman, mengaitkan dengan pengaruh psikologis terhadap orang yang tersenyum. Mengkaitkannya boleh-boleh saja, yang oleh kebanyakan orang boleh jadi sepakat akan hal itu. Namun, seorang muslim memandang hal ini dengan kaca mata lain, yaitu kaca mata ibadah, bahwa tersenyum adalah bagian dari mencontoh Nabi saw. yang disunnahkan dan bernilai ibadah.


Para pakar dari kalangan muslim maupun non muslim melihat seuntai senyuman sangat besar pengaruhnya.


Dale Carnegie dalam bukunya yang terkenal, “Bagaimana Anda Mendapatkan Teman dan Mempengaruhi Manusia” menceritakan:


“Wajah merupakan cermin yang tepat bagi perasaan hati seseorang. Wajah yang ceria, penuh senyuman alami, senyum tulus adalah sebaik-baik sarana memperoleh teman dan kerja sama dengan pihak lain. Senyum lebih berharga dibanding sebuah pemberian yang dihadiahkan seorang pria. Dan lebih menarik dari lipstik dan bedak yang menempel di wajah seorang wanita. Senyum bukti cinta tulus dan persahabatan yang murni.”


Ia melanjutkan, “Saya minta setiap mahasiswa saya untuk tersenyum kepada orang tertentu sekali setiap pekannya. Salah seorang mahasiswa datang bertemu dengan pedagang, ia berkata kepadanya, “Saya pilih tersenyum kepada istriku, ia tidak tau sama sekali perihal ini. Hasilnya adalah saya menemukan kebahagiaan baru yang sebelumnya tidak saya rasakan sepanjang akhir tahun-tahun ini. Yang demikian menjadikan saya senang tersenyum setiap kali bertemu dengan orang. Setiap orang membalas penghormatan kepada saya dan bersegera melaksanakan khidmat -pelayanan- kepada saya. Karena itu saya merasakan hidup lebih ceria dan lebih mudah.”


Kegembiraan meluap ketika Carnegie menambahkan, “Ingatlah, bahwa senyum tidak membutuhkan biaya sedikitpun, bahkan membawa dampak yang luar biasa. Tidak akan menjadi miskin orang yang memberinya, justeru akan menambah kaya bagi orang yang mendapatkannya. Senyum juga tidak memerlukan waktu yang bertele-tele, namun membekas kekal dalam ingatan sampai akhir hayat. Tidak ada seorang fakir yang tidak memilikinya, dan tidak ada seorang kaya pun yang tidak membutuhkannya.”


Betapa kita sangat membutuhkan sosialisasi dan penyadaran petunjuk Nabi yang mulia ini kepada umat. Dengan niat taqarrub ilallah -pendekatan diri kepada Allah swt.- lewat senyuman, dimulai dari diri kita, rumah kita, bersama istri-istri kita, anak-anak kita, teman sekantor kita. Dan kita tidak pernah merasa rugi sedikit pun! Bahkan kita akan rugi, rugi dunia dan agama, ketika kita menahan senyuman, menahan sedekah ini, dengan selalu bermuka masam dan cemberut dalam kehidupan.


Pengalaman membuktikan bahwa dampak positif dan efektif dari senyuman, yaitu senyuman menjadi pendahuluan ketika hendak meluruskan orang yang keliru, dan menjadi muqaddimah ketika mengingkari yang munkar.


Orang yang selalu cemberut tidak menyengsarakan kecuali dirinya sendiri. Bermuka masam berarti mengharamkan menikmati dunia ini. Dan bagi siapa saja yang mau menebar senyum, selamanya ia akan senang dan gembira. Allahu a’lam
More about → Rahasia Senyum Muhammad Saw

Manusia yang paling berjasa terhadap seseorang

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 17 Maret 2000

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu
mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua
orang ibu-bapak.” (QS. An-Nisa`: 36)....


Manusia yang paling berjasa terhadap seseorang adalah kedua orang
tua. Melalui keduanya Allah mentakdirkan keberadaannya. Ibunya yang
telah mengandungnya selama sembilan bulan dengan penuh susah payah.
Ibunya yang telah menyusuinya selama masa yang telah dikehendaki oleh
Allah. Ibunya yang mengasuhnya, merawatnya dan menyayanginya semasa
kecilnya. Demikian juga ayahnya yang membanting tulang untuk memenuhi
segenap kebutuhannya, dan mendidiknya hingga dewasa. Ayahnya yang
memlindunginya dari berbagai mara bahaya.



Berbagai jasa orang tua diberikan kepada anak sejak di dalam kandungan
hingga ia lahir, dan berkembang menjadi dewasa. Semua itu diberikan
oleh orang tua tanpa mengharapkan balasan apa-apa dari si anak. Bahkan
ketika dewasa pun orang tua tidak serta merta melepasnya, tetapi tetap
membantu menyelesaikan segala persoalan hidupnya.


Banyaknya jasa orang tua itulah maka Islam menempatkan sikap hormat
kepada orang tua sebagai kedudukan kedua setelah Allah. Banyak ayat dan
hadis yang menjelaskan bahwa hormat dan berbakti kepada orang tua
memiliki kedudukan yang tinggi.


Allah swt. berfirman: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu
jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu
bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya
atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka
sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah”
dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka
perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua
dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah:”Wahai Tuhanku, kasihilah mereka
keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”
(QS. Al-Isra`: 23-24)


Diriwayatkan dari Abu Abdurrahman bin Masud ra. dia berkata “aku
bertanya kepada Nabi saw. perbuatan apakah yang paling dincintai Allah
Swt. beliau menjawab “Shalat tepat pada waktunya. Aku bertanya kemudian
apa? Beliau menjawab berbakti kepada kedua orang tua, aku berkata
kemudian apa? Beliau menjawab jihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari)


Ayat-ayat dan hadis-hadis yang memerintahkan umat Islam untuk
berbuat baik kepada orang tua sangat banyak, terlalu panjang untuk
disebutkan satu per satu.


Perbuatan terbaik yang bisa dilakukan oleh seorang anak kepada orang
tua adalah mentaatinya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan
syari’at Allah, mendengarkan nasihatnya, tidak mengatakan kata-kata
yang kasar dan beradab yang santun terhadap keduanya, menuruti
keinginan mereka, dan berkhidmah kepada mereka.


Sebagai bentuk pelaksanaan terhadap perintah Allah yang diungkapkan
dengan kata wa qadla di dalam ayat di atas, maka orang yang berbakti
kepada orang tua akan mendapatkan pahala yang besar. Sebaliknya,
durhakan kepada orang tua adalah perbuatan yang bernilai dosa besar.
Maka sangat rugi seseorang yang masih menjumpai kedua orang tuanya
tetapi tidak bisa mendapatkan pahala besar dengan berbuat baik kepada
keduanya. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. dia berkata bahwa
Rasulallah saw. bersabda:


“Sungguh hina, dan sungguh hina, lalu sungguh hina orang yang
mendapatkan kedua orang tuanya ketika sudah tua, salah satu atau
keduanya, lalu orang itu tidak dapat masuk surga.” (HR. Muslim)


Untuk memberikan gambaran sikap hormat seorang anak kepada orang
tua, marilah kita menyaksikan tindakan kaum muslimin di masa awal. Kita
perlu melihat kehidupan di masa Islam masih tampil dalam situasi yang
real, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah saw.


Di dalam kehidupan kaum salaf ada sebuah kisah, Abu Ghassan
adl-Dlabbi keluar di bawah terik matahari yang cukup panas. Sementara
itu, ayahnya berjalan di belakangnya. Di tengah jalan ia bertemu dengan
Abu Hurairah, lalu ia bertanya, “Siapakah yang berjalan di belakangmu?”
Abu Ghassan menjawab, “Ayahku”. Maka Abu Hurairah berkata, “Kau telah
melakukan kesalahan dan menyalahi sunnah rasulullah saw. Kamu berjalan
di muka ayahmu itu adalah meruakan tindakan kurang ajar. Berjalanlah
seiring dengan ayahmu, atau bahkan di belakang ayahmu. Janganlah kau
menatap wajah ayahmu dengan pandangan yang tajam, tetapi tunduklah di
hadapannya. Jangan kau duduk sebelum dia duduk, dan jangan tidur
sebelum dia berangkat tidur.


Demikianlah, sebuah gambaran yang indah dalam tatanan kehidupan
berkeluarga telah diletakkan oleh Islam. Tetapi tatanan itu kini banyak
dirusak oleh arus modernisasi dan liberalisasi. Sehingga kini kita
saksikan banyak anak yang memaki-maki orang tua, pergi dari rumah, dan
bahkan tega membunuhnya hanya karena berselisih pendapat dengan orang
tua. Sebuah tindakan durhaka, yang diancam dosa yang sangat besar.


Dari Anas bin Malik, ia berkata, “Rasulullah saw pernah ditanya
tentang dosa-dosa besar, maka beliau menjawab, “Syirik kepada Allah,
membunuh jiwa tanpa haq, dan durhaka kepada orang tua”.
More about → Manusia yang paling berjasa terhadap seseorang