CARA DONOR DARAH

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 30 Mei 2008


Mendonorkan darah
Mendonorkan darah adalah perbuatan mulia. Darah anada dapat menyelamatkan jiwa orang lain. Sebagai seorang donor, tentunya anda perlu yakin kalau anda memberikan darah yang sehat dan aman kepada penderita yang membutuhkannya.
Tetapi kadang-kadang darah anda tidak dapat diberikan pada penderita. Hal ini terjadi karena meskipun anda merasa sehat, darah anda dapat membaw virus / kuman penyebabpenyakit sehingga dengan tidak sengaja dapat menularkan penyakit tersebut kepada penerima darah anda. Oleh karena itu sebelum pengambilan darah perlu dilakukan seleksi donor / pemeriksaan donor dengan tujuan :

1. Menjaga kesehatan donor
2. Mencegah resiko penularan penyakit kepada penerima darah.


PENYAKIT YANG DAPAT MENULAR LEWAT TRANSFUSI DARAH

I. INFEKSI HIV / AIDS

Penyebabnya virus yang disebut HIV (Human Immunodeficiency Virus). Sekali seseorang terinfeksi HIV, dia dapat menularkan HIV kepada orang lain seumur hidupnya.
Orang terinfeksi HIV disebut juga HIV positif. Orang yang HIV positif tidak berarti dia menderita AIDS karena gejala AIDS baru akan muncul rata-rata 2 s/d 10 tahun sejak orang tersebut terinfeksi HIV.
Sebelum muncul gejala-gejala AIDS seorang pengidap HIV masih merasa dan tampak sehat, bahkan pemeriksaan laboratorium bisa negatif kalau orang tersebut baru saja terinfeksi HIV. Masa antara masuknya HIV ke dalam tubuh manusia sampai terbentuknya antibodi terhadap HIV atau disebut juga HIV positif, memerlukan waktu 2 minggu sampai dengan 3 bulan. Periode ini disebut periode jendela (window periode). Sebelum muncul gejala-gejala AIDS, pengidap HIV dapat menularkan kepada orang lain secara tidak sengaja karena dia sendiri tidak tahu kalau terinfeksi HIV.

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immmune Deficiency Syndrome, yaitu suatu penyakit/ kumpulan gejala penyakit yang disebabkan karena hilangnya / rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga penyakit yang sebenarnya tidak berbahaya, bagi penderita AIDS dapat menyebabkan kematian.

CARA PENULARAN HIV

Selain dapat menularkan melalui darah (transfusi darah, jarum suntik, jarum tindik, tatto, dan alat tusuk lainnya), dapat juga menular melalui :

- Hubungan seksual dengan pasangan yang banyak dan berganti-ganti
- Ibu hamil yang HIV positif kepada janin / bayi yang dikandungnya

Karena itu semua darah donor sebelum diberikan kepada yang memerlukannya, diperiksa lebih dahulu terhadap kemungkinan terinfeksi HIV.

Orang-orang yang beresiko tinggi / besar kemungkinan mendapat HIV / AIDS dan tidak boleh menyumbangkan darah adalah :

- Orang yang sering berganti-ganti pasangan seksual baik heteroseksual maupun
homoseksual
- Pasangan seks dari orang tersebut di atas (suami/istri/mitra seks)
- Sudah pernah / sedang menderita penyakit menular seksual (PMS) seperti kencing
nanah (GO), sifilis
- Pengguna narkotika yang memakai suntikan
- Seseorang dengan tanda dan gejala seperti AIDS : berkeringat sangat banyak pada
malam hari, demam, berat badan turun, pembengkakan kelenjar leher, ketiak, diarrhae
yang menetap atau kanker
- Seseorang yang hasil pemeriksaan laboratorium HIV-nya positif.

SESEORANG TIDAK DAPAT TERTULAR HIV KARENA MENDONORKAN DARAH

HIV/AIDS atau penyakit lainnya tidak didapat karena seseorang mendonorkan darahnya. Karena semua alat yang dipakai untuk mengambil darah donor selalu steril dan sekali pakai.

2. HEPATITIS (RADANG HATI)

Hepatitis adalah penyakit radang hati dengan gejala :
- kuning diseluruh badan
- sakit perut kanan atas
- demam
- nafsu makan berkurang
- mual
- muntah

Pada beberapa orang ada yang tidak mempunyai gejala dan tidak sakit, namun ditemukan petanda labolatorik positif terhadap Hepatitis B/C, sehingga apabila darah diberikan kepada penderita, secara tidak sengaja menularkan kepada penderita. Cara penularan Hepatitis B/C sama dengan HIV.

3. SIFILIS

Apabila anda pernah sakit sifilis atau pemeriksaan laboratorium VDRL/RPR yang positif maka darah anda tidak dapat diberikan kepada orang sakit.

MALARIA

Malaria merupakan penyakit dengan gejala utamanya demam, dapat disertai menggigil. Penyakit ini sering hilang dan timbul oleh karena itu apabila anda baru saja datang dari daerah malaria, serta mempunyai gejala tersebut, anda diminta untuk menunda donasi dahulu.
More aboutCARA DONOR DARAH

Benda bersejarah

Diposting oleh Blog Anak Muda on Kamis, 17 April 2008

Sumber by : Kerincikab


Batu Silindrik
Batu Silindrik Berelief
Pelinggih
Monolit
Masjid Agung
Batu Megalitik1
Batu Megalitik2

Masjid keramat2

masjid nurul hidayah
Kelompok menhir
Umoh Laheik
Batu Berukir
Batu Meriam
Keramik02

Menhir Batu Patah
Mesjid Kuno
Ornamen Seni di Mesjid Kuno Lempur
Quran Mardu Bulea
Rumah Adat Kerinci
Rumah Kuno
More aboutBenda bersejarah

RENAH PEMETIK

Diposting oleh Blog Anak Muda on Rabu, 16 April 2008

Sungai Kuning, Kerinci, Indonesia

More aboutRENAH PEMETIK

Dancing at Danau Kerinci

Diposting oleh Blog Anak Muda

Paitek yang bagak !!!
More aboutDancing at Danau Kerinci

Gunung Kerinci

Diposting oleh Blog Anak Muda



Gunung Kerinci

Lokasi


Sumatra, Indonesia
Pegunungan Bukit Barisan
Koordinat 1°41′48″S 101°15′56″EKoordinat: 1°41′48″S 101°15′56″E
Geologi
Jenis Stratovolcano
Busur/sabuk vulkanik Cincin Api Pasifik
Letusan terakhir 2009
Pendakian
Pertama didaki 1877 oleh von Hasselt and Veth
Rute termudah Kersik Tuo

steam exiting Kerinci's huge crater; Danau Gunung Tujuh (Seven Mountains Lake) can be seen in the background at the right....
More aboutGunung Kerinci

Budaya Kerinci

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 28 Maret 2008

Budaya Kerinci











Get Free Shots from Snap.com








Budaya Kerinci sangat khas. Tari-tariannya adat merupakan campuran Minang dan Kerinci serta Melayu. Misalnya, Tari Joged Sitinjau Laut. Lagu-lagu Kerinci juga terkenal unik. Pakaian adatnya juga sangat indah. Rumah suku Kerinci disebut "Larik" karena terdiri dari beberapa deretan rumah petak yang bersambung-sambung. Di Jambi, Kerinci adalah satu-satunya wilayah yang menganut adat matrilineal.


More aboutBudaya Kerinci