Foto mobil2 koleksi edy baskoro

Diposting oleh Blog Anak Muda on Selasa, 23 November 2010

Masih dalam rangka berbagi. Kepada anda yang tidak punya kesempatan atau jarang punya kesempatan ke istana kepresidenan, jakarta, saya bagikan hal-hal yang saya jumpai dan kemudian saya jepret dengan kamera pinjaman kantor saya.

Salah satu sedan yang dipakai mas ibas tengah diparkir di sisi barat istana negara jakarta yang menjadi tempat tinggalnya

Alphard biru yang dulu dipakai mas ibas saat ini dipakai pengawalnya. sedan audi hitam dengan lampu kebiruan saat itu dipakainya. dua kendaraan diparkir di sisi utara istana negara jakarta.

Catatan
:
1>mungkin sekarang sudah nambah lagi,
2>hanya mengungkap fakta tanpa analisa,
3>silakan share yang anda ketahui –> pejabat publik dan keluarganya harus siap hidup dalam rumah kaca!
More about → Foto mobil2 koleksi edy baskoro

Foto - Foto Polisi Yang Lucu

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 19 November 2010

More about → Foto - Foto Polisi Yang Lucu

Piring Terbang Katanya Pernah Diciptakan Oleh Jerman

Diposting oleh Blog Anak Muda on Sabtu, 06 November 2010



Sejak tahun 1950 ada banyak klaim tentang dugaan perkembangan Jerman yang revolusioner telah menciptakan suatu mahakarya berbentuk piring yang mampu terbang dengan kemampuan yang luar biasa.

Inilah artikel yang akan menjelaskan kepada anda bagaimana kemungkinan fenomena UFO hingga saat ini adalah suatu hasil teknologi tinggi yang diciptakan manusia sendiri.






Mahakarya ini juga dikenal sebagai "piring terbang" (yang kemudian dinamai UFO) telah dilihat oleh banyak orang di seluruh dunia sejak tahun 1947 terutama ketika fenomena insiden Roswell terjadi. Menurut banyak calon "penemu" dan penggemar teori ini, UFO tidak berasal dari luar bumi, dan UFO hanyalah buatan manusia semata.

Giuseppe Beluzzo (seorang mantan menteri sekaligus ilmuwan) telah menulis suatu artikel di sebuah surat kabar Italia "Il Giornale d'Italia" pada tahun 1950. Dalam artikelnya yang kontroversial pada saat itu dimana dunia masih dihebohkan dengan fenomena insiden Roswell, ia menulis bahwa sesungguhnya Jerman telah mempelajari desain pesawat dengan teknologi tinggi yang berbentuk piringan sejak tahun 1942.

Beluzzo akhirnya ditemukan tewas dibunuh hanya beberapa tahun kemudian setelah ia memuat pengakuannya yang kontroversial tersebut. Dalam waktu yang hampir bersamaan dengan saat dimuatnya artikel itu, seorang insinyur Jerman bernama Rudolf Schriever memberikan pengakuan kepada majalah Der Spiegel bahwa ia telah mendesain pesawat berbentuk piringan dengan diameter 15 meter.

Kisah Schriever ini kemudian diangkat dalam sebuah buku yang ditulis oleh Rudolf Lusar (seorang mayor di militer Jerman dari unit teknis selama perang dunia kedua) pada tahun yang sama juga.

Dalam bukunya, Rudolf banyak memberikan pemaparan mengenai senjata-senjata rahasia NAZI yang menurutnya berteknologi tinggi. Namun dari keseluruhan pembahasannya, ada satu bab yang aling menarik. Bab itu berjudul "Wonder Weapons".



Menurut Lusar, Rudolf Schriever bukanlah satu-satunya insinyur yang bekerja dalam merancang "piring terbang"nya Jerman. Tetapi ia juga bersama rekan-rekannya yaitu, Habermohl, Mierth dan Bellanzo, yang terlibat dalam proyek piring terbang ini.

Proyek ini sendiri memiliki dua pabrik yang dipusatkan di Breslau, Polandia sebelum akhirnya dihancurkan oleh Jerman sendiri karena tidak ingin jatuh ke tangan Uni Soviet pada saat itu dan pabrik kedua yang berada di Praha, Ceko.

Dalam buku tersebut juga dicatat bahwa salah seorang perancang pesawat ini, Mierth, telah berhasil membuat sebuah prototype pesawat yang berbentuk piringan dengan diameter 137 meter. Prototype ini juga memiliki punuk di atasnya yang berfungsi sebagai kokpit.

Di pabrik kedua di tepi kota Praha, Ceko, Kelompok insinyur yang dipimpin oleh Schriever dan Habermohl Juga telah mendesain suatu prototype yang hampir sama dengan bagian punuk yang hampir sama dengan telur dengan fungsi sebagai punuk.

Pesawat ini konon diujicobakan pada tahun 1945 dan mampu mencapai ketinggian 12,4 kilometer hanya dalam tempo 3 menit. Disebut juga bahwa pesawat itu bahkan bisa terbang mencapai kecepatan maksimal hingga 2.000 km/jam dengan kecepatan terbang horizontal, yang artinya lebih cepat dari kecepatan suara meskipun pada awalnya diharapkan mencapai kecepatan 4.000 km/jam.



Keadaan dunia yang saat itu banyak meragukan kesaksian Lusar karena tidak ditunjang dengan bukti-bukti otentik, membuat seorang jurnalis bernama Nick Cook menjadi tertarik untuk meneliti masalah ini dan kemudian memulai petualangannya untuk mengunjungi lokasi-lokasi yang disebutkan oleh Lusar.

Nick dalam perburuannya akhirnya menemukan satu nama yang mungkin berkaitan dengan keberadaan "piring terbang" Jerman ini, yaitu Viktor Schauberger.



Nick kemudian mengunjungi cucu Schauberger dan menemukan catatan-catatan desain pesawat yang dimiliki olehnya. Menurut Schauberger, ia mampu membuat sebuah mesin yang memiliki kemampuan untuk "terbang mengikuti alam".

Salah satu proyek yang sedang dikerjakan oleh Schauberger adalah sebuah pesawat berbentuk piringan yang menggunakan sistem "Mesin pendorong vortex". Teorinya adalah, jika air atau udara berotasi membentuk putaran, yang juga dikenal dengan sebutan "colloidal", maka saat itu akan dihasilkan energi yang cukup untuk mengangkat sebuah objek, termasuk pesawat.

Seorang insinyur aeronautika bernama Roy Fedden percaya bahwa Jerman memiliki teknologi itu. Fedden berkata :
"Saya telah melihat desain dan rencana produksi mereka dan menyadari bahwa jika saja mereka bisa memperpanjang perang selama beberapa bulan, maka kita akan melihat konfrontasi udara yang sangat berbeda"

Kesaksian ini juga didukung oleh Kapten Edward J. Ruppelt dari project blue book yang mengatakan:
"Ketika perang dunia II berakhir, Jerman telah memiliki beberapa bentuk pesawat yang radikal dan beberapa pengendali rudal. Mayoritas pesawat itu memang masih dalam masa uji coba, namun pesawat itu adalah satu-satunya pesawat yang dianggap mampu mencapai kemampuan mendekati obyek-obyek yang diamati para pengamat ufo."
Jika memang teknologi ini telah berhasil dikembangkan oleh Jerman, maka bukan tidak mungkin bahwa pada saat ini ada suatu pabrik di suatu bagian dunia ini yang sedang meneliti dan mengembangkan teknologi piring terbang yang hingga saat ini oleh orang awam seperti kita menganggapnya sebagai UFO.



sumber
More about → Piring Terbang Katanya Pernah Diciptakan Oleh Jerman

Remaja AS Doyan Seks Oral

Diposting oleh Blog Anak Muda on Jumat, 05 November 2010




New York - Terlibat dalam seks oral menjadi pintu gerbang bagi remaja AS menuju hubungan seksual sesungguhnya. Risiko penyakit menular seksual dan kehamilan pun menjadi meningkat.



Penelitian baru di California menemukan fakta bahwa 9% siswa SMA telah mulai berhubungan seks oral sejak akhir kelas sembilan hingga akhir kelas 11.

Seks oral merupakan aktivitas seksual paling umum di kalangan remaja AS. Satu dari lima mahasiswa sekolah tinggi dan lebih dari separuh remaja berusia 15-19 melaporkan bahwa mereka sudah mencobanya.

"Banyak program pendidikan seksual bertujuan mencegah hubungan seksual atau praktik seks aman bagi remaja, namun mengabaikan peran seks oral dalam perilaku seksual remaja," kata peneliti senior Dr Bonnie L. Halpern-Felsher dari University of California, San Francisco, kepada Reuters.

"Dalam publikasi terakhir, kami menunjukkan bahwa remaja merasa bahwa seks oral lebih diterima dan lebih umum dibandingkan dengan hubungan seks," katanya. "Dan bahwa remaja percaya bahwa seks oral membawa lebih sedikit risiko konsekuensi kesehatan - infeksi seksual menular, HIV dan kehamilan - serta konsekuensi sosial dan emosional daripada hubungan seks vaginal."

Sebagian remaja mungkin benar bahwa seks oral agak lebih aman daripada hubungan seksual, namun bukan berarti hal itu tanpa risiko, catat peneliti. "Tindakan itu bisa membawa konsekuensi tidak langsung juga, terutama jika remaja mengarah untuk berpartisipasi dalam tindakan berisiko lebih, seperti seks vaginal."

Halpern-Felsher dan Dr Anna Song V dari University of California melakukan penelitian lebih dari 600 siswa dari dua sekolah menengah di California Utara, pada 2002-2005. Penelitian itu untuk lebih memahami peran seks oral dalam perkembangan perilaku seksual remaja.

Para remaja mengisi kuesioner setiap enam bulan, sejak awal kelas sembilan hingga akhir kelas 11. Lebih dari 90% siswa kelas sembilan mengatakan bahwa mereka belum mencoba seks vaginal, sedangkan 40% dari siswa kelas 11 melaporkan hal yang sama.

Selama penelitian, remaja melaporkan pertama kali melakukan hubungan seks di dalam atau setelah periode enam bulan yang sama seperti pengalaman pertama seks oral mereka. Mereka lebih mencoba seks oral sebelum mencoba hubungan seksual, bukan sebaliknya.

Selanjutnya, para peneliti menemukan fakta bahwa memulai seks oral di kelas sembilan atau 10 sangat meningkatkan kemungkinan seorang remaja akan melakukan hubungan seks vaginal pada akhir kelas 11.

Sebaliknya, anak-anak yang memulai aktivitas seksual sebelum kelas sembilan atau setelah kelas 10, memiliki kesempatan jauh lebih rendah menuju hubungan seksual pada akhir sekolah menengah. Remaja yang abstain dari seks oral, memiliki peluang 80% melalui kelas 11 dengan menghindari seks vaginal.

"Tidak ada perbedaan dalam perkembangan perilaku seksual antara anak laki-laki dan perempuan, atau di antara remaja Hispanik, Asia, dan kulit putih," lapor para peneliti dalam Archives of Pediatric and Adolescent Medicine.

Halpern-Felsher dan Song mencatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memperjelas hubungan antara seks oral dan vagina di kalangan remaja. Sebagai contoh, mungkin akan ada inisiasi dini seks oral sebagai gerbang memiliki hubungan seksual bagi beberapa individu, sementara yang lain dapat berperilaku menunda seks vaginal.

"Temuan ini menyoroti kebutuhan bagi penyedia kesehatan, pendidik kesehatan, dan orang tua untuk memasukkan diskusi seks oral dalam kurikulum pendidikan seksual yang komprehensif," kata Halpern-Felsher.

"Kami tak membahas mengenai risiko yang berkaitan dengan seks oral. Remaja berpikir seks oral tidak terlalu berisiko. Padahal, itu tidak bebas risiko sama sekali," tambah Felsher.
More about → Remaja AS Doyan Seks Oral

Panggilan Rasul

Diposting oleh Blog Anak Muda




Jakarta - Terinspirasi melihat anak-anak yang disunat, kumpulan cerpen Panggilan Rasul ditulis dengan gaya penulisan Hamsad yang khas: realistis, deskriptif, dan kaya detail, akan membawa pembaca masuk pusaran kisah-kisah yang apik, menarik, sekaligus menggelitik.


Hamsad Rangkuti adalah sastrawan Indonesia yang dikenal luas melalui cerpen. Cerpen-cerpennya dimuat dalam berbagai harian dan majalah terbitan dalam dan luar negeri. Beberapa cerpennya bahkan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Jerman.

Judul Buku: Panggilan Rasul
ISBN: 9789799102720
Penulis: Hamsad Rangkuti
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia
Terbit: September 2010 [mor]
More about → Panggilan Rasul

Penampakan Tuhan Terekam Google Street

Diposting oleh Blog Anak Muda

BERN - Fenomena aneh dan langka berhasil direkam oleh Google Street View. Layanan pencitraan digital tersebut menangkap gambar yang diklaim sebagai penampakan Tuhan.












Gambar yang berbentuk bayang-bayang tersebut nampak menggantung di udara, tepat di sebuah danau di Quarten, Swiss. Pertama kali gambar 'Tuhan' ini dipublikasikan oleh blog bertajuk Gawker. Demikian yang dilansir Sydney Morning Herald, Kamis (21/10/2010).



Meskipun gambar yang ditemukan oleh blog Gawker diklaim sebagai Tuhan, namun banyak juga yang meyakini kalau gambar tersebut adalah hasil dari beberapa jenis distorsi cahaya atau flare lensa.



"Apakah bayangan itu seperti sesuatu pada lensa kamera atau memang ada penampakan Tuhan? Bisa jadi Tuhan itu merupakan sejenis kosmik metafisik," tulis sang empunya blog.



Tidak hanya sekali ini saja, Google Street View sempat menangkap banyak gambar aneh selama beberapa tahun terakhir. Sebagian besar telah melibatkan orang-orang yang nyata melakukan sesuatu yang tidak biasa, seperti tidur di selokan, penampakan Yesus, UFO berbentuk tang besar. Yang paling mengejutkan ini adalah penemuan terbaru dari mayat yang ditangkap oleh kamera Street View di Brasil.



Pada tahun 2006 spotters Google Earth melaporkan adanya penemuan mobil terbang di Perth dan tidak lama setelah itu, sebuah lanskap buatan manusia yang tidak biasa di daerah terpencil China ditemukan. Google sendiri menolak mengomentari penampakan Tuhan di danau Swiss itu.

More about → Penampakan Tuhan Terekam Google Street